RADARCIREBON.TV- Final Piala Asia Futsal 2026 bakal jadi laga panas yang dinanti-nanti: Indonesia vs Iran. Menariknya, duel ini bukan cuma panas di lapangan, tapi juga sudah mulai adu psywar dari bangku pelatih.
Timnas Futsal Indonesia sukses melaju ke final usai bikin kejutan besar dengan ngalahin juara bertahan Jepang 5-3 di semifinal. Di laga lain, Iran menyingkirkan Irak 4-2 dan memastikan tiket ke partai puncak.
Final ini bakal digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/1) pukul 19.00 WIB. Buat Iran, ini jadi misi menambah koleksi trofi ke-14. Sementara buat Indonesia, ini adalah peluang emas buat angkat trofi pertama sepanjang sejarah.
Baca Juga:HyperOS 3.1 Android 16 Resmi Dirilis, Ini Daftar HP Xiaomi yang Kebagian Update!Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2026, Atta Halilintar Pilih Merendah
Saling Puji, Tapi Bau-Bau Psywar
Jelang final, kedua pelatih sama-sama saling melontarkan pujian. Tapi kalau dicermati, pujian ini terasa kayak perang urat saraf halus buat bikin lawan lengah.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, terang-terangan menyebut Iran sebagai raksasa futsal Asia. Tapi menariknya, dia justru melempar tekanan ke kubu lawan.
“Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iranlah yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juara mereka,” kata Hector.
Hector juga menyinggung catatan luar biasa Iran di ajang AFC. Dari 105 pertandingan, Iran cuma kalah empat kali, dan sudah 13 kali juara dari 17 edisi.
“Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya kalah 4 kali. Mereka juara 13 kali dari 17 edisi. Jika mereka kalah besok, itu adalah kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal (karena underdog), tapi mereka tidak boleh,” tambahnya.
Iran Tetap Waspada dengan Garuda
Di sisi lain, pelatih Iran Vahid Shamsaee nggak mau meremehkan Indonesia, meski timnya diunggulkan di atas kertas. Menurutnya, justru lolosnya Indonesia ke final adalah bukti keindahan futsal yang nggak bisa ditebak.
“Inilah keindahan permainan ini, tidak bisa diprediksi. Kemarin saya datang ke venue untuk melihat para fans. Saya mendengar banyak tentang fans Indonesia yang sangat mencintai olahraga ini, dan itulah yang menarik saya datang ke sini,” ujar Vahid.
