RADARCIREBON.TV- Pemerintah lagi-lagi melakukan pembaruan besar soal bantuan sosial (bansos). Sepanjang tahun 2025, jutaan orang resmi dicoret dari daftar penerima bansos. Tapi tenang, ini bukan berarti ditinggal begitu saja.
Justru, mereka yang dinilai sudah punya potensi mandiri bakal “naik kelas” ke program pemberdayaan, dengan bantuan modal hingga Rp 5 juta per orang.
Buat kamu yang pengin tahu masih terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak di 2026, bisa langsung cek lewat link resmi ini:
Baca Juga:HyperOS 3.1 Android 16 Resmi Dirilis, Ini Daftar HP Xiaomi yang Kebagian Update!Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2026, Atta Halilintar Pilih Merendah
- https://cekbansos.kemensos.go.id
Hampir 4 Juta Orang Keluar dari Bansos
Dilansir dari berbagai sumber, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkapkan bahwa sekitar 3,9 juta orang sudah tidak lagi menerima bansos sepanjang 2025.
Menurut Gus Ipul, ada beberapa alasan kenapa jutaan orang ini dicoret, mulai dari penyesuaian desil (tingkat kesejahteraan), proses kelulusan (graduasi), sampai pemutakhiran data di lapangan.
“Tahun lalu ada sekitar 3,9 juta yang keluar dari bansos. Nantinya mereka akan diarahkan ke program pemberdayaan supaya bisa mandiri,” kata Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kemensos, Kamis (5/2/2026).
Dikasih Modal Usaha, Bukan Sekadar Bantuan
Orang-orang yang dianggap punya peluang untuk mandiri nggak langsung dilepas. Mereka bakal dapat bantuan modal usaha senilai Rp 5 juta.
Contohnya, uang tersebut bisa dipakai buat beli 25 ekor ayam petelur. Dari hasil jual telur, penghasilan per bulan bisa tembus lebih dari Rp 200 ribu.
Kalau pendapatan itu sudah lebih besar dari nilai bansos yang sebelumnya diterima, maka keluarga tersebut dianggap sudah mandiri.
“Itu sudah lebih berdaya. Ukuran paling sederhananya, penghasilannya sudah lebih besar dari bantuan sosial,” jelas Gus Ipul.
Baca Juga:Rekomendasi Beli Saham Hari Ini Buat Pemula, Simak Sektor yang Lagi Oke Ini!THR PNS dan PPPK 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Faktor Penentu Besarannya
Data Dicek Sampai ke Rumah, Satu-satu
Evaluasi besar-besaran ini dilakukan setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Dalam prosesnya, Kemensos bekerja sama dengan BPS untuk mengecek kondisi penerima bansos langsung ke lapangan.
Dari total sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat, baru 12 juta yang sudah dicek langsung ke rumahnya.
Hasilnya? Banyak yang ternyata sudah tidak layak menerima bansos.
