RADARCIREBON.TV- Pasar mobil listrik di Indonesia semakin menarik dengan kehadiran VinFast, produsen otomotif asal Vietnam yang agresif memperluas jangkauannya di Asia Tenggara.
Dalam beberapa tahun terakhir, VinFast tak sekadar memperkenalkan kendaraan listrik (EV), tetapi juga membuat strategi harga dan skema kepemilikan yang berbeda dari kompetitor, sehingga menarik perhatian konsumen maupun pelaku industri otomotif domestik.
VinFast: Penantang Baru di Dunia Mobil Listrik Indonesia
VinFast merupakan bagian dari Vingroup, konglomerat besar asal Vietnam yang mulai fokus pada produksi kendaraan listrik full-EV sejak awal 2020-an. Di banyak negara termasuk Indonesia, VinFast membawa sejumlah model dengan berbagai segmen harga, mulai dari mobil listrik kompak untuk penggunaan urban hingga SUV listrik yang lebih besar.
Baca Juga:Bukan Sekadar Ponsel Kelas Menengah: Samsung Galaxy A57 Hadir Membawa Fitur Premium yang Menggoda PasarXiaomi HyperOS Jadi Senjata Rahasia untuk Menyatukan Smartphone, IoT, dan Mobil Pintar
Strategi VinFast yang cukup unik adalah menawarkan dua pilihan kepemilikan baterai: pembelian baterai sekaligus saat membeli mobil atau skema berlangganan baterai (battery subscription) yang mampu menekan biaya kepemilikan awal. Hal ini membuat harga EV VinFast menjadi “lebih ringan di kantong” meskipun konsumen tetap harus memperhitungkan biaya langganan bulanan jika memilih opsi ini.
Daftar Harga Mobil Listrik VinFast di Indonesia 2026
Berikut adalah perkiraan harga on-the-road (OTR) Jakarta 2026 untuk sejumlah model VinFast yang tersedia di pasar Indonesia.
Harga dimulai dari yang paling terjangkau hingga varian lebih premium:
Estimasi Harga OTR Indonesia 2026
•Model VinFast
1. VinFast VF 3
Mulai Rp230.130.000
2. VinFast VF 5
Sekitar Rp323.170.000
3. VinFast VF e34
Sekitar Rp411.860.000
4. VinFast VF 6 (Eco / Plus)
Rp385.000.000 – Rp439.600.000
5. VinFast VF 7 (Eco / Plus)
Rp499.000.000 – Rp599.000.000
Harga-harga ini sifatnya estimasi dan dapat berubah tergantung kebijakan pabrikan, promosi, atau skema pembelian baterai. Sebagai contoh, dengan skema berlangganan baterai, harga awal sebuah mobil bisa lebih rendah dibanding harga total kepemilikan dengan baterai.
•Mengintip Strategi Harga: Sewa Baterai Bikin EV Jadi Lebih Terjangkau
Salah satu hal yang menarik perhatian banyak konsumen adalah skema sewa baterai (battery subscription) yang ditawarkan VinFast di Indonesia. Dengan model ini, konsumen hanya membeli mobil tanpa baterai di harga lebih rendah, kemudian membayar biaya bulanan untuk baterai yang dipakai.
