Arsenal Optimis Lepas Gelar "Tim Hampir Juara", Kini Kokoh Dipuncak Klasemen, Jaga Konsistensi

Arsenal
Pemain Arsenal Foto : Arsenal
0 Komentar

RADARCIREBON.TV — Arsenal semakin menegaskan bahwa mereka bukan lagi tim “hampir juara” yang rajin dipuji tapi jarang mengangkat trofi. Kemenangan 2-0 atas Sunderland pada pekan ke-25 Premier League 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (7/2/2026), menjadi pesan jelas: The Gunners serius, stabil, dan lapar gelar.

Bermain di hadapan publik sendiri, Arsenal tampil tanpa basa-basi. Tidak ada fase pemanasan terlalu lama, tidak ada kompromi dengan ritme lawan. Sejak menit awal, pasukan Mikel Arteta langsung mengambil alih kendali permainan, memaksa Sunderland bertahan rendah dan bertahan lama sebuah posisi yang akhirnya runtuh juga.

Gol pembuka hadir di babak pertama lewat Martin Zubimendi, gelandang yang kerap bekerja dalam senyap namun mematikan. Tendangannya bukan hanya soal akurasi, tetapi simbol dominasi Arsenal di lini tengah. Sunderland mencoba bertahan rapi, namun tekanan konstan membuat kesalahan tinggal menunggu waktu.

Baca Juga:Pep Guardiola Dorong Revisi Regulasi Carabao Cup Demi Tampilnya Marc Guehi di Final Kontra ArsenalMichael Owen Padamkan Mimpi Quadruple Arsenal, Liga Hampir di Tangan tapi Eropa Cerita Lain

Babak kedua menjadi panggung Viktor Gyökeres. Striker Swedia itu mencetak dua gol yang menegaskan perannya sebagai ujung tombak yang bukan sekadar pelengkap. Pergerakannya tajam, penyelesaiannya dingin, dan reaksinya cepat jenis penyerang yang biasanya hanya dimiliki tim juara. Sunderland boleh bertahan dengan disiplin, tapi Gyökeres tak butuh banyak peluang untuk mengakhiri perlawanan.

Skor 2-0 mungkin terlihat sederhana di papan hasil, tetapi jalannya laga sepenuhnya milik Arsenal. Statistik, kontrol bola, hingga intensitas pressing menunjukkan kesenjangan kualitas yang sulit dibantah. Ini bukan kemenangan dramatis, melainkan kemenangan meyakinkan jenis kemenangan yang dibutuhkan tim untuk menjaga momentum di jalur juara.

Tambahan tiga poin ini membuat Arsenal semakin nyaman di puncak klasemen dengan 56 poin dari 25 pertandingan. Jarak aman dari para pesaing bukan hanya soal angka, tetapi soal kepercayaan diri. Arsenal tidak lagi terlihat gugup saat memimpin. Mereka tahu cara menang, bahkan saat tidak tampil terlalu flamboyan.

Sebaliknya, Sunderland harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat kesembilan dengan 36 poin. Bertahan cukup lama, berusaha cukup keras, tetapi tetap pulang tanpa apa pun nasib klasik tim yang datang ke Emirates dengan harapan mencuri poin.

0 Komentar