Manchester United Ngebut Tanpa Rem, Hajar Tottenham 2-0, Carrick Tak Terkalahkan

Manchester United
Para Pemain Manchester United Foto : ManUTD
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Manchester United kembali menunjukkan wajah barunya: dingin, sabar, dan mematikan. Dalam duel panas melawan Tottenham Hotspur, Setan Merah tampil sebagai kesatria yang tahu kapan harus bertahan dan kapan menebas. Kemenangan 2-0 di Old Trafford bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan: era inkonsistensi mulai ditinggalkan.

Laga berjalan keras sejak menit awal. Tottenham datang dengan ambisi besar, namun kembali terjebak pada masalah klasik mereka emosi. Cristian Romero, bek yang dikenal agresif, kembali menjadi sorotan. Pada menit ke-29, Romero diganjar kartu merah usai pelanggaran keras yang tak memberi ruang bagi wasit untuk ragu. Itu adalah titik balik yang mengubah segalanya.

Bermain dengan sepuluh orang, Tottenham perlahan kehilangan bentuk. Garis pertahanan mereka kerap terbuka, dan Manchester United mencium bau darah. Anak asuh Michael Carrick mulai menaikkan tempo, menguasai lini tengah, dan menekan tanpa henti.

Baca Juga:Manchester United Menang 3 Kali Beruntun, Tantangan Terbesarnya Kini Konsistensi!Casemiro Belum Habis! Gol dan Assist Jadi Penentu! Antar Manchester United Kalahkan Fulham di Old Trafford 3-2

Tekanan itu berbuah hasil pada menit ke-38. Bryan Mbeumo, yang tampil penuh determinasi, melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper Tottenham setelah menerima bola dari sepak pojok. Old Trafford bergemuruh. Gol itu terasa seperti hasil dari kesabaran panjang, bukan sekadar keberuntungan.

Memasuki babak kedua, Manchester United tidak tergesa-gesa. Mereka bermain seperti pasukan yang paham betul medan perang. Bola dikelola dengan tenang, pressing dilakukan terukur, dan setiap serangan terasa memiliki tujuan. Tottenham, meski mencoba bertahan dengan sisa tenaga, semakin tertekan.

Paku terakhir akhirnya ditancapkan pada menit ke-81. Bruno Fernandes, sang kapten, menegaskan kepemimpinannya. Menerima bola di ruang bebas, Bruno melepaskan sepakan akurat yang mengunci kemenangan. Gol itu bukan hanya indah, tetapi simbol stabilitas Manchester United di bawah Carrick tenang di saat krusial, tajam di momen penentuan.

Kemenangan ini membawa dampak besar di papan klasemen. Manchester United kini mengoleksi 44 poin dan bertengger di peringkat keempat, satu strip di atas Chelsea. Asa menembus empat besar tetap menyala terang.

Di puncak klasemen, Arsenal masih memimpin dengan 57 poin, disusul Manchester City dan Aston Villa yang sama-sama mengoleksi 47 poin. Namun laju Manchester United kini tak bisa dipandang sebelah mata.

0 Komentar