RADARCIREBON.TV- Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) kembali melahirkan tren baru di media sosial. Memasuki awal 2026, istilah “new viral prompt” ramai diperbincangkan oleh kreator digital di TikTok, Instagram, hingga platform berbasis teks.
Prompt yang merupakan instruksi atau perintah yang diberikan kepada sistem AI, kini tidak lagi dibuat secara sederhana, melainkan dirancang dengan pola terstruktur, detail, dan strategis untuk menghasilkan output yang lebih optimal dan siap viral.
Fenomena ini muncul seiring meningkatnya pemanfaatan AI untuk pembuatan konten, baik berupa teks, gambar, audio, maupun video. Jika sebelumnya pengguna hanya menuliskan perintah singkat seperti “buatkan cerita horor” atau “buat gambar pemandangan estetik”, kini prompt yang viral justru mengandalkan format yang lebih kompleks dan sistematis.
Baca Juga:iPhone 17e Siap Menggebrak Pasar Global: Smartphone “Entry-Level” dengan Performa Flagship & Fitur Premium!Resmi Mengguncang 2026! Bocoran Spesifikasi & Prediksi Harga iQOO 15R di Indonesia
Pola Terbaru yang Bikin Konten AI Meledak di FYP
Salah satu ciri utama dari new viral prompt adalah penggunaan struktur berlapis. Kreator biasanya menyusun prompt dalam beberapa bagian, seperti: peran AI (role), konteks, gaya penulisan atau visual, detail teknis, serta format output yang diinginkan. Misalnya, pengguna tidak lagi hanya meminta “buat berita teknologi”, tetapi menuliskan instruksi seperti: “Bertindak sebagai jurnalis teknologi profesional, tulis artikel sepanjang 800 kata dengan gaya investigatif, gunakan bahasa formal, sertakan penjelasan teknis yang mudah dipahami, dan buat judul yang click-worthy namun tetap informatif.”
Pola ini dinilai mampu meningkatkan kualitas hasil karena AI mendapatkan arahan yang lebih jelas. Semakin spesifik instruksi yang diberikan, semakin relevan dan presisi output yang dihasilkan. Inilah yang kemudian membuat banyak konten berbasis AI tampil lebih rapi, terkonsep, dan berpotensi masuk FYP.
Di ranah visual, new viral prompt juga menunjukkan perkembangan signifikan. Kreator kini menyertakan detail teknis seperti sudut kamera, jenis lensa, pencahayaan, suasana warna, hingga resolusi gambar. Istilah seperti “cinematic lighting”, “ultra realistic 8K”, “soft depth of field”, dan “moody atmosphere” menjadi bagian umum dalam prompt visual yang viral. Hasilnya, gambar yang dihasilkan terlihat lebih profesional dan menyerupai produksi fotografi kelas atas.
