Tiki Taka Barcelona Tak Berfungsi Lawan Girona, Hansi Flick Enggan Salahkan Wasit

Hansi Flick
Hansi Flick Foto : Hansifans
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Barcelona dipermalukan oleh Girona, tim dari papan tengah klasemen Liga Spanyol, tepatnya dari posisi ke 12.

Lalu apa yang digunakan oleh Girona untuk meredam Tiki Taka Barcelona yang sudah menjadi identitas sepakbola modern.

Girona bermain disiplin, kolektivitas dan soliditas tim yang kuat membuat hal tersebut menjadi faktor penentu. Selain itu melawan tim besar, skuad Girona ternyata tak silau dengan nama besar para pemain Barcelona. Hal tersebut justru jadi motivasi para pemain untuk membuktikan bahwa sepakbola bukan olahraga perseorangan, melainkan tim.

Baca Juga:Stok BBM di Shell Masih Kosong, Ini AlasannyaHasil Sidang Isbat: Awal Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Hansi Flick sempat memprotes pelanggaran jelas saat gol kemenangan Girona. Namun, ia tak ingin menggunakan itu sebagai alasan, setelah Barcelona kalah mengejutkan 2-1 di Stadion Montilivi pada Selasa (17/2/2026).

Fran Beltran mencetak gol menit ke-86, setelah Thomas Lemar menyamakan skor. Pembuka gol dicetak Pau Cubarsi, meski Barca nilai Claudio Echeverri melanggar Jules Kounde saat gol penentu.

Kekalahan itu membuat Blaugrana turun ke posisi kedua LaLiga. Mereka terpaut dua poin dari pemuncak baru, Real Madrid, yang stabil di bawah Alvaro Arbeloa.

“Saya tidak ingin membicarakan hal itu (insiden yang seharusnya berbuah pelanggaran),” kata pelatih asal Jerman ini. Ia ditanya apakah gol Beltran seharusnya dianulir wasit.

“Semua orang lihat situasi sebelum gol kedua, tetapi Girona pantas menang. Kami bertahan buruk terutama saat transisi dan lini tengah kami tidak di posisi tepat, ujarnya.

“(Pelanggaran Echeverri itu) Jelas, tapi begitulah adanya. Mungkin saya bicara soal itu kalau kami bermain bagus, tapi kami tidak bermain bagus. Itu terlihat seperti alasan, atau mengeluh. Saya tidak mau begitu. Kami harus bermain lebih baik selanjutnya. Kami harus kembali ke level tertinggi,” ungkapnya.

Keputusan itu muncul beberapa hari setelah klub ini mengadu ke Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Komite Perwasitan (CTA). Aduan soal standar wasit yang inkonsisten dipicu gol Cubarsi yang dianulir lawan Atletico Madrid.

Baca Juga:Apple Rilis iOS 26.3, Apa Saja Fitur Barunya?Sambut Ramadan, Samsung Rilis Galaxy A07 & A17 Special Package Super Lengkap

Meski begitu, Flick tak ingin terlalu mengkritik wasit seusai kekalahan Piala Super Spanyol. Ia malah bercanda pemainnya juga sama “buruknya” dengan kinerja wasit.

0 Komentar