Niat Shalat Tarawih Berjamaah
Jika mengikuti imam dalam shalat berjamaah, bacaan niatnya sedikit berbeda karena menambahkan kata ma’muman, yang berarti sebagai makmum.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan makmuman lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Baca Juga:Mengapa Salat Tarawih Sangat Istimewah? Inilah Keutamaan di Bulan Suci RamadhanDaftar Tim Lolos ke Babak 16 Besar ACL Elite 2025/2026, Jadwal Pertandingan dan Bagan
Bagaimana Tata Cara Shalat Tarawih?
Berikut langkah-langkah shalat tarawih baik berjamaah maupun sendiri.
- Diawali dengan membaca niat shalat tarawih dalam hati
- Dilanjutkan dengan takbiratul ihram sebagai tanda dimulainya shalat, yaitu mengucapkan Allahu Akbar sambil mengangkat kedua tangan
- Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran, seperti Al-Ikhlas atau An-Naas
- Melaksanakan rangkaian rukuk dan iktidal beserta doanya
- Sujud pertama, meletakkan dahi ke lantai dengan khusyuk dan membaca doa sujud
- Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulang urutan dari Surat Al-Fatihah hingga sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir, sambil membaca doa tasyahud akhir dengan khusyuk
- Sampaikan salam dengan menoleh ke kanan dan kiri sambil membaca “Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh”
- Setelah shalat tarawih, dianjurkan membaca istighfar dan kemudian lanjut melaksanakan shalat witir
- Rangkaian shalat tarawih ini terdiri dari dua rakaat dan satu salam. Selanjutnya, salat tarawih dapat diulang sesuai jumlah rakaat yang dikehendaki, umumnya delapan atau 20 rakaat, menyesuaikan dengan kebiasaan dan ketentuan di masing-masing tempat ibadah.
Demikianlah tata cara shalat tarawih sendiri dan berjamaah lengkap dengan niat dan ketentuannya. Selamat bulan Ramadan.
