×
RCTV live Streaming

Tak Tergoyahkan di Bawah Mistar, Kiper Persib Bandung Pimpin Clean Sheet Super League Berkat Sentuhan Legenda

Teja Paku Alam
Kiper Persib Bandung perkasa di Super League. Foto: Instagram Teja Paku Alam / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Dua kasta tertinggi Liga Indonesia melahirkan para raja cleansheet sampai Februari 2026 untuk musim 2025-2026.

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam masih memimpin catatan cleansheet Super League 2025/2026.

Pada kasta kedua atau Championship, terdapat nama kiper tim promosi, Try Hamdani untuk Kendal Tornado FC.

Baca Juga:Jadwal Pekan ke-23 BRI Super League: Persib Bandung Hadapi Madura United, Adu Gengsi di Kamis MalamPelatih Persija Jakarta Akui Sulit Bendung Persib Bandung, Serahkan Nasib Juara BRI Super League pada Takdir

Teja Paku Alam masih memimpin puncak cleansheet Super League dengan membukukan 13 nirbobol dari 19 laga sampai pekan ke-22.

Dia punya presentase 68,4 persen untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.

Catatan itu sebenarnya sama dengan kiper Persipura Jayapura, Adzib Al Hakim.

Akan tetapi Try Hamdani mencatatkan 10 cleansheet dengan laga yang lebih sedikit (18) ketimbang Adzib (19).

Bahkan, Try Hamdani masih menunjukkan performa impresif dengan catatan cleansheet dalam 5 pertandingan terakhir secara beruntun.

Catatan ini juga membawa Kendal Tornado FC tak terkalahkan pada 5 laga terakhir dan melesat ke peringkat 4 klasemen sementara grup timur.

Selain performa Try Hamdani yang mengalami peningkatan, ada satu sosok di baliknya yaitu pelatih kiper Joice Sorongan yang juga jadi faktor kunci.

Joice Sorongan didatangkan Kendal Tornado di bursa transfer paruh kedua musim ini.

Baca Juga:Irfan Jaya Kembali Merumput, Siap Bela Bali United Usai Pulih dari CederaPSIM Yogyakarta Mandek di 5 Laga Tanpa Kemenangan, Jean-Paul van Gastel Angkat Suara 

Legenda Mitra Kukar itu mengaku ingin mengubah cara pandang dan pembacaan kiper dalam suasana permainan.

“Saya lebih memberi pemahaman ke kiper yang sudah ada terkait game play. Bagaimana mereka lebih bisa lagi membaca situasi permainan di lapangan,” kata Joice.

“Saya lihat pertama kiper-kiper kita itu kurang di situasi itu. Makanya saya ingin mereka lebih punya speed dan duluan membaca permainan,” sambungnya.

“Kalau pemain belakang ketinggalan harus cepat membaca situasi itu. Karena di level pertandingan seperti ini, mindset itu yang dibutuhkan,” lanjut dia.

Di Kendal Tornado FC, Joice menggembleng 4 kiper. Mereka adalah Try Hamdani, Mohammad Yudha, Pualam Bahari dan Husein Akbar.

“Progres bagus ya. Di latihan juga saya situasional saja seperti pertandingan. Ada shooting datang blocking dan membaca permainan,” paparnya.

“Anak-anak jadi semakin percaya diri sekarang,” imbuh pelatih asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah tersebut.

0 Komentar