Bukan Sekadar Membaca: Ini Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan yang Jarang Disadari

Tadarus Al-Quran
Keistimewaan Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an ditegaskan dalam firman Allah SWT pada Surah Al-Baqarah ayat 185, yang menyebut bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk tersebut. Foto: Ilustrasi AI/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Pada bulan inilah kitab suci umat Islam diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia.

Karena itu, salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadan adalah tadarus Al-Qur’an, yakni membaca, mempelajari, dan mengkaji kandungan ayat-ayat suci secara bersama maupun sendiri.

Secara bahasa, tadarus berasal dari kata “darasa” yang berarti mempelajari atau menelaah. Dalam praktiknya, tadarus tidak hanya bermakna membaca Al-Qur’an, tetapi juga saling menyimak, memperbaiki bacaan, serta memahami isi kandungannya. Tradisi ini telah mengakar kuat di tengah masyarakat Muslim Indonesia, terlihat dari kegiatan tadarus di masjid, musala, sekolah, hingga rumah-rumah warga sepanjang Ramadan.

Baca Juga:Diburu Survivors! Update Kode Redeem Free Fire Maret 2026, Cara Klaim dan Fakta Penting yang Wajib DiketahuiKilatan Drama Kompetisi! Jadwal, Duel Raksasa & Susunan Pertandingan 16 Besar Liga Champions UEFA Musim Ini

Ramadan dan Turunnya Al-Qur’an

Keistimewaan Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an ditegaskan dalam firman Allah SWT pada Surah Al-Baqarah ayat 185, yang menyebut bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk tersebut. Ayat ini menjadi dasar kuat mengapa umat Islam dianjurkan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an selama bulan suci.

Selain itu, terdapat riwayat yang menjelaskan bahwa Malaikat Jibril setiap Ramadan mendatangi Nabi Muhammad SAW untuk mengulang bacaan Al-Qur’an bersama beliau. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas dan tercatat dalam kitab yang dihimpun Imam Bukhari, disebutkan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan ketika Jibril menemuinya di bulan Ramadan untuk mempelajari Al-Qur’an.

Riwayat ini menjadi dalil utama bahwa tadarus memiliki landasan kuat dalam sunnah Nabi. Aktivitas membaca dan mengulang Al-Qur’an di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari praktik yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Keutamaan Membaca Satu Huruf

Keutamaan membaca Al-Qur’an secara umum juga dijelaskan dalam hadis riwayat Abdullah bin Mas’ud. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh. Hadis ini diriwayatkan oleh sejumlah perawi dan menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an.

0 Komentar