Di bantaran Sungai Cipager, Kampung Wanantara, Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, berdiri sebuah masjid tua yang sarat sejarah. Bangunan masjid ini yang telah berusia ratusan tahun, dan masih digunakan hingga kini. Masyarakat mengenalnya sebagai Masjid Wanantara, atau yang populer disebut Masjid Bawa Tanah.
Seperti inilah suasana Masjid Kuno Wanantara yang berada di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sejuk, asri, dan bangunan yang kokoh. Masjid Wanantara dibangun oleh Kibuyut Syamsuri dan Mbah Abdul Jalil sekitar tahun 1880-an. Dalam pembangunannya, fondasi bangunan Masjid Wanantara didapatkan langsung dari bebatuan yang ada di Sungai Cipager.
Masjid Wanantara yang sudah berusia ratusan tahun ini memiliki keunikan terserdiri, yakni adanya ruang tersembunyi di bagian bawah tempat imam masjid. Di dalamnya terdapat lorong menyerupai terowongan atau gua, dengan panjang sekitar tujuh meter, dan tinggi sekitar satu koma delapan meter.
Baca Juga:Peternakan Bebek Bumdes Megu Cilik Belum Profitable – VideoDesa Wisata Trusmi Wetan Siap Sambut Tamu Mancanegara – Video
Meski tidak dilengkapi ventilasi, sirkulasi udara di dalam gua bawah tanah terasa alami, dan menyejukkan. Ditambah suasana hening yang mampu menghadirkan nuansa spiritual yang berbeda. Tak heran, warga sekitar, serta banyak masyarakat dari luar daerah Cirebon, yang sengaja datang ke Masjid Wanantara untuk bertafakur atau melakukan i’tikaf di bagian dalam masjid maupun di gua bawah tanah Masjid Wanantara.
Sementara itu, menurut salah satu pengurus Masjid Wanantara, Kiai Jalil, selain untuk aktivitas ibadah, ruang bawah tanah ini juga pernah dimanfaatkan untuk perlindungan para pejuang dari ancaman penjajah. Dengan suasana yang sejuk, dan kaya akan nilai sejarah, membuat Masjid Wanantara banyak dikunjungi orang dari berbagai daerah.
Selain terdapat gua di bawah tanah, keunikan lainnya juga terlihat dari setiap jamaah laki-laki yang datang untuk melaksanakan salat, mereka menggunakan pakaian jubah, serta sorban, dan hal ini sudah berlangsung sejak awal Masjid Wanantara berdiri.
Sejarah kampung dan masjid Wanantara sendiri bermula dari kedatangan seorang ulama bernama Syekh Musa Maharesi Sidiq. Beliau ialah pendiri permukiman awal sebelum masjid berdiri, dan jejak perjuangannya kini menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Masjid Wanantara.