RADARCIREBON.TV- Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya. Keputusan ini diambil sebagai upaya memberi suasana baru bagi tim berjuluk Singa Atlas tersebut.
Posisi Regragui kini akan digantikan oleh Mohamed Ouahbi, pelatih yang sebelumnya menangani Timnas Maroko U-20 dan sukses membawa tim itu menjuarai Piala Dunia U-20.
Regragui sendiri sebenarnya punya catatan cukup bagus sejak mulai melatih Maroko pada 2022. Di bawah asuhannya, Maroko sempat mencetak sejarah dengan finis di posisi keempat pada Piala Dunia 2022.
Baca Juga:Daftar Juara Liga Inggris Tercepat Sepanjang Sejarah, MU Ungguli Man City dan ArsenalCatat! Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Saat Mudik Lebaran 2026
Namun setelah itu, perjalanan Maroko tidak selalu mulus. Tim ini beberapa kali gagal meraih gelar juara Piala Afrika. Yang paling menyakitkan adalah saat mereka kalah 0-1 dari Senegal di final Piala Afrika Januari lalu, padahal saat itu Maroko berstatus sebagai tuan rumah.
Kekalahan tersebut membuat tekanan terhadap Regragui semakin besar. Banyak suporter mulai merasa jenuh karena gaya bermain Maroko dinilai terlalu defensif, meskipun sebenarnya mereka punya banyak pemain bagus di lini depan.
“Tim butuh wajar baru, energi berbeda, dan perspektif baru dengan pelatih baru. Saya rasa tim butuh sedikit penyegaran sebelum Piala Dunia, visi baru untuk terus berkembang. Keputusan saya mundur adalah demi perkembangan tim,” ujar Regragui di ESPN.
Regragui pun mengakui bahwa timnya memang butuh penyegaran.
Menurutnya, Maroko perlu energi baru dan sudut pandang berbeda agar bisa terus berkembang, apalagi menjelang Piala Dunia mendatang.
Ia menegaskan keputusan mundur ini diambil demi kebaikan tim ke depannya.
Menariknya, federasi sepak bola Maroko tidak butuh waktu lama untuk mencari pengganti. Mereka langsung mempromosikan Mohamed Ouahbi dari tim U-20. Padahal sebelumnya sempat beredar kabar bahwa mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, akan menjadi kandidat kuat.
Ouahbi dipilih karena dianggap punya rekam jejak bagus, terutama setelah membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20. Selain itu, ia juga punya pengalaman melatih di level usia muda, termasuk di akademi klub Belgia, Anderlecht.
Baca Juga:Gara-Gara Petasan dan Ujaran Kebencian, Persebaya Resmi Sterilkan Tribun Utara GBT hingga Akhir MusimPemutihan Pajak Kendaraan Jawa Barat Kapan Ada Lagi? Ini Penjelasan Terbarunya
Dalam tugas barunya ini, Ouahbi akan dibantu oleh Jose Sacramento sebagai asisten pelatih. Sacramento sebelumnya pernah bekerja bersama Jose Mourinho di klub AS Roma dan Tottenham Hotspur.
