RADARCIREBON.TV – Ketajaman striker asal Brasil, David da Silva, tampaknya belum juga pudar meski usianya sudah menginjak 36 tahun. Meski sempat dilepas oleh Persib Bandung, penyerang berpengalaman itu tetap menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu mesin gol paling berbahaya di kompetisi Super League Indonesia musim 2025/2026.
Setelah meninggalkan Persib, David da Silva melanjutkan kariernya bersama Malut United. Banyak pihak sempat meragukan apakah sang striker masih mampu tampil tajam mengingat faktor usia. Namun keraguan itu langsung dibungkam oleh performanya di lapangan.
Di musim ini, David da Silva justru kembali bersaing di papan atas daftar pencetak gol terbanyak. Bahkan, ia sempat memimpin perburuan gelar top scorer dengan koleksi belasan gol yang membuatnya berada di puncak daftar sementara Super League 2025/2026. Catatan tersebut menegaskan bahwa kualitas insting golnya belum mengalami penurunan yang berarti.
Baca Juga:Harga emas Pegadaian hari Ini Minggu 8 Maret: UBS dan Galeri24 Meroket, Cek Daftar Harga TerbaruRamalan Shio Besok Senin 9 Maret 2026: Naga, Ular, Kuda, Kambing, Ada Peluang Baru!
Performa tersebut terasa semakin impresif jika melihat usia sang pemain yang sudah tidak muda lagi. Di antara para pesaingnya dalam daftar pencetak gol terbanyak, David da Silva merupakan pemain paling senior. Namun, hal itu tidak membuatnya kalah bersaing dengan striker-striker yang usianya jauh lebih muda.
Ketajaman David sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan bagi para penggemar sepak bola Indonesia. Saat masih membela Persib, ia pernah menjadi sosok penting di lini depan Maung Bandung. Pada musim 2023/2024, ia bahkan berhasil membawa Persib meraih gelar juara sekaligus menyabet predikat top scorer liga dengan torehan puluhan gol sepanjang musim.
Selain itu, David da Silva juga dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah Liga 1. Selama membela Persib, ia mencatatkan puluhan gol dan menjadi pencetak gol terbanyak klub pada era Liga 1. Ketajamannya membuat namanya begitu melekat di hati para Bobotoh.
Namun perjalanan kariernya bersama Persib tidak selalu mulus. Cedera yang sempat dialami pada musim berikutnya membuat kontribusinya sedikit menurun. Situasi tersebut akhirnya membuat masa depannya di Bandung menjadi tanda tanya hingga akhirnya ia berpisah dengan klub tersebut.
Meski begitu, keputusan untuk berpisah dengan Persib ternyata tidak menghentikan kiprah David da Silva. Bersama Malut United, ia justru menemukan kembali ketajamannya sebagai penyerang. Gol demi gol terus ia cetak dan membuat namanya kembali menjadi perbincangan dalam perburuan top scorer Super League musim ini.
