Aliansi Ojek Online Anggap Perhatian Pemda Minim – Video

Aliansi Ojek Online Anggap Perhatian Pemda Minim
0 Komentar

Aliansi Ojek Online Cirebon Raya menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap nasib para pengemudi ojol. Para pengemudi berharap pemerintah daerah dapat turut mengawal pemberian Bonus Hari Raya atau BHR sesuai edaran Kementerian Ketenagakerjaan.

Aliansi Ojek Online Cirebon Raya menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap nasib para pengemudi ojol. Hal disampaikan oleh Ketua Aliansi Ojek Online Cirebon Raya, Tryas Moekhamad Purnawarman.

Ia menyebut hingga saat ini belum ada kebijakan khusus dari Pemerintah Kabupaten Cirebon yang menyentuh sekitar 3 ribu pengemudi ojek online yang tersebar di wilayah tersebut.

Baca Juga:Pentingnya Advokasi Hukum, Tim KKN UGJ Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi bagi Perangkat DesaBimtek Sertifikat Laik Higiene Dan Sanitasi – Video

Dari jumlah tersebut, sebagian pengemudi bergabung dalam Aliansi Ojek Online Cirebon Raya untuk menyalurkan aspirasi dan keluhan kepada pemerintah.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, para pengemudi ojol juga berharap pemerintah daerah bersikap tegas terkait pemberian Bonus Hari Raya atau BHR bagi pengemudi ojol. Hal ini menyusul edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan yang mengatur pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemudi berbasis aplikasi.

Selain itu, aliansi ojol mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Namun hingga saat ini, surat permohonan tersebut disebut belum mendapatkan tanggapan resmi.

Melalui pernyataan ini, Aliansi Ojek Online Cirebon Raya berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang dialog dan memberikan perhatian terhadap para pengemudi ojol yang menjadi bagian dari pekerja sektor informal di Kabupaten Cirebon.

0 Komentar