RADARCIREBON.TV – Demiane Agustien menjadi salah satu nama yang mulai menarik perhatian publik sepak bola, khususnya di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari statusnya sebagai pemain muda berbakat yang memiliki garis keturunan Indonesia, serta pengalaman internasionalnya sejak usia dini.
Nama Demiane pertama kali mencuat ketika ia mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Curacao U-17 dalam ajang CONCACAF U-17 2023. Pemanggilan tersebut cukup mengejutkan, mengingat usianya yang masih sangat muda, namun sudah dipercaya tampil di kompetisi internasional.
Pada saat itu, Demiane diketahui bermain sebagai winger kiri (LW), posisi yang menuntut kecepatan, kreativitas, dan kemampuan menyerang yang baik. Ia juga sempat tercatat sebagai bagian dari akademi Derby County, salah satu klub Inggris yang dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda berkualitas.
Baca Juga:Demiane Agustien Calon Pemain Timnas Indonesia Cetak Hattrick Bersama ArsenalDaftar 19 Nama Pemain Timnas Futsal Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Secara latar belakang, Demiane Agustien lahir di Belanda, namun tumbuh dan besar di Inggris. Kombinasi lingkungan sepak bola Eropa tersebut turut membentuk gaya bermainnya yang modern dan kompetitif. Selain itu, ia juga memiliki koneksi kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan keluarganya.
Darah Indonesia yang dimiliki Demiane berasal dari sang ibu, yang memiliki keturunan Indonesia-Mesir dan lahir di Belanda. Bahkan, neneknya diketahui lahir di Indonesia, sehingga secara garis keluarga, Demiane memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Tanah Air.
Bakat sepak bolanya juga tidak lepas dari pengaruh sang ayah, Kemy Agustien, yang merupakan mantan pemain profesional sekaligus pernah membela tim nasional Curacao. Dengan latar belakang tersebut, Demiane bisa dikatakan mewarisi kemampuan sepak bola dari lingkungan keluarga yang memang sudah dekat dengan dunia olahraga ini.
Kemy Agustien sendiri memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di dunia sepak bola. Ia pernah memperkuat berbagai klub di Inggris, termasuk Crystal Palace, Swansea City, hingga Brighton & Hove Albion. Selain itu, ia juga sempat bermain di Belanda bersama klub seperti AZ Alkmaar dan Roda JC.
Di level internasional, Kemy awalnya memperkuat tim kelompok umur Belanda sebelum akhirnya memilih membela Curacao di level senior. Debutnya bersama Curacao terjadi pada tahun 2015, menandai perubahan arah dalam karier internasionalnya.
