Selain itu, faktor komposisi skuad juga ikut disorot. Chelsea diketahui memiliki sejumlah pemain dengan latar belakang Prancis, seperti Benoit Badiashile dan Malo Gusto. Hal ini memunculkan berbagai spekulasi liar, meskipun belum ada bukti yang mengarah langsung pada individu tertentu.
Di sisi lain, performa Chelsea di lapangan juga menjadi bahan evaluasi besar. Kekalahan telak di dua leg menunjukkan adanya kesenjangan kualitas yang cukup jauh dibandingkan PSG. Tidak hanya dari segi taktik, tetapi juga mentalitas dan konsistensi permainan.
Situasi ini semakin memperumit kondisi internal klub yang tengah berusaha kembali ke level elite Eropa. Kekalahan dari PSG bukan sekadar hasil buruk, melainkan juga membuka berbagai persoalan yang harus segera diselesaikan.
Baca Juga:Drama di Etihad! Vinicius Jr Hancurkan Man City, Real Madrid Lolos Telak ke Perempat FinalTersingkir dari Liga Champions, Pep Guardiola Janji Man City Bangkit Musim Depan
Kini, manajemen Chelsea dihadapkan pada dua tantangan sekaligus: memperbaiki performa tim di lapangan dan menyelesaikan isu internal yang berpotensi merusak stabilitas skuad. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, bukan tidak mungkin masalah ini akan berdampak lebih besar pada perjalanan mereka di musim-musim mendatang.
