Roma Tersingkir Dramatis, Gasperini Frustrasi: I Lupi Tampil Naik Turun!

AS Roma
AS Roma foto : @officialasroma
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengaku frustrasi setelah timnya tersingkir dari Liga Europa UEFA usai kalah agregat 4-5 dari Bologna di babak 16 besar.

Pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Olimpico, Jumat (20/3/2026) dini hari WIB, berjalan penuh drama hingga babak tambahan waktu. Roma akhirnya kalah 3-4 dalam laga tersebut, sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.

Gasperini menilai penampilan anak asuhnya sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Namun, ia menyoroti inkonsistensi permainan yang membuat timnya harus membayar mahal.

Baca Juga:Aston Villa Melaju! Tumbangkan Lille 2-0, Sinyal Kuat Juara Liga EuropaEksperimen Gagal Total! Lille Tersingkir, Verdonk Cuma Jadi Penonton di Markas Aston Villa

Roma sempat menunjukkan karakter kuat dengan beberapa kali bangkit dari ketertinggalan. Setelah tertinggal lebih dulu, mereka mampu menyamakan skor melalui Evan Ndicka.

Namun, Bologna kembali menjauh lewat gol penalti Federico Bernardeschi serta gol dari Santiago Castro yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Roma.

Di babak kedua, Roma kembali memperlihatkan semangat juang tinggi. Mereka sukses menyamakan kedudukan lewat gol Donyell Malen dan Lorenzo Pellegrini, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Sayangnya, inkonsistensi kembali menjadi masalah. Roma kembali kebobolan di extra time dan gagal mencetak gol balasan, sehingga harus menerima kekalahan menyakitkan.

Gasperini mengungkapkan bahwa dalam satu pertandingan tersebut, ia melihat dua sisi berbeda dari timnya. Di satu sisi, Roma mampu tampil baik dan menciptakan peluang, namun di sisi lain mereka melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bagi lawan.

Menurutnya, kesalahan-kesalahan tersebut menjadi faktor utama kegagalan tim untuk melangkah lebih jauh. Ia menyayangkan momen-momen krusial yang tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain.

Selain itu, kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Roma yang belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim pelatih.

Baca Juga:Lebaran Beda Lagi! Pemerintah Tetapkan 21 Maret, Muhammadiyah Rayakan Lebih AwalLebaran Ditetapkan 21 Maret 2026! Ini Penjelasan Lengkap Hasil Sidang Isbat

Dengan tersingkirnya Roma dari Liga Europa, peluang mereka untuk meraih trofi musim ini juga tertutup. Hal ini semakin menambah tekanan bagi tim untuk segera bangkit dan memperbaiki performa di sisa musim.

Meski demikian, Gasperini tetap melihat adanya hal positif dari permainan timnya, terutama dalam hal semangat dan kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit. Namun, ia menegaskan bahwa konsistensi harus segera diperbaiki jika Roma ingin kembali bersaing di level tertinggi.

0 Komentar