Waduh! Dana Desa Belum Cair, Kuwu Cipeujeuh Kulon Nekat Talangi Rp100 Juta untuk Honor Jelang Lebaran

Dana Desa
Ilustrasi dana desa belum cair Foto : ilustrasi Ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Di saat banyak desa masih menunggu kepastian pencairan Dana Desa, Kuwu Desa Cipejeh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Lili Mashuri justru mengambil langkah berani.

Ia menalangi lebih dari Rp100 juta dari dana pribadi demi memastikan honor lembaga desa tetap cair sebelum Lebaran.

Langkah ini langsung menjadi sorotan. Di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat jelang Hari Raya Idul Fitri, keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada para perangkat dan lembaga desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan.

Baca Juga:Kuwu Dituntut Adaptif Sikapi Anjloknya Transfer Dana Desa – VideoTidak Ada Pemotongan Dana Desa – Video

Honor tersebut disalurkan kepada berbagai unsur kelembagaan desa, mulai dari perangkat desa, RT, RW, PKK, Posyandu, Linmas, Karang Taruna, hingga DKM masjid. Mereka merupakan pihak yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ini sudah jadi rutinitas setiap menjelang Lebaran. Walaupun Dana Desa belum cair, honor tetap harus dibagikan. Mereka juga punya kebutuhan,” tegas Lili Mashuri.

Menurutnya, menunda honor bukanlah pilihan, apalagi menjelang momen penting seperti Lebaran. Ia memahami betul bahwa para pengurus lembaga desa sangat bergantung pada insentif tersebut, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Keputusan untuk menggunakan dana talangan pribadi pun diambil tanpa ragu. Lili mengaku akan mengganti dana tersebut setelah Dana Desa resmi dicairkan oleh pemerintah.

“Alhamdulillah saya talangi dulu. Nanti kalau Dana Desa sudah cair, baru dikembalikan,” ujarnya.

Total anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp100 juta. Jumlah yang tidak kecil untuk ukuran pribadi, namun dianggap sepadan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat desa.

Respon positif pun datang dari para penerima. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan pencairan honor lebih awal, terutama dalam menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Lebaran.

Baca Juga:Ribuan Warga Muhammadiyah Indramayu Gelar Salat IedLebaran Jumat Gagal, Pemerintah Putuskan 1 Syawal Hari Sabtu 21 Maret 2026

Di sisi lain, Lili juga menyoroti keterlambatan pencairan Dana Desa yang hingga kini masih belum terealisasi. Ia mengimbau pemerintah desa lain agar segera menyelesaikan proses administrasi, terutama pengunggahan data yang menjadi syarat pencairan.

“Bagi yang belum upload data, segera diselesaikan. Kemungkinan pencairan setelah Lebaran,” jelasnya.

0 Komentar