RADARCIREBON.TV- Harga bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina mulai 1 April 2026 tidak naik alias tetap dibandingkan sebulan sebelumnya. Berikut rincian harga BBM di SPBU Pertamina seluruh Indonesia.
Dilansir dari pengumuman resmi di website Pertamina Patra Niaga, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi nasional dengan mengikuti kebijakan Pemerintah yang memastikan tidak ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.
Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan berbagai langkah strategis untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga:Subsidi BBM Ditambah Rp100 Triliun, Defisit APBN 2026 Diproyeksi Naik ke 2,9%Airlangga Klaim WFH Bisa Hemat Triliunan, BBM Disebut Bisa Dipangkas Sampai Rp 59 Triliun
Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok (supplier), serta optimalisasi sistem distribusi guna menjaga pasokan tetap aman dan stabil.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menghadapi berbagai dinamika sektor energi dengan mengedepankan keandalan layanan dan keberlanjutan distribusi energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa menjalankan kebijakan Pemerintah, termasuk terkait penetapan harga BBM. Selain itu, berbagai upaya strategis terus dilakukan, seperti negosiasi dengan supplier serta peningkatan efisiensi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.
Penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan Pemerintah melalui perilaku hemat energi, baik dalam aktivitas pribadi maupun institusi.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, yang berpotensi memicu kepanikan atau aksi panic buying. Konsumsi energi yang wajar dari masyarakat akan sangat membantu menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
Melalui sinergi antara Pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan ketersediaan energi nasional dapat terus terjaga secara optimal demi mendukung aktivitas serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca Juga:iPhone 18 Pro Max Dirumorkan Jadi iPhone dengan Bodi Paling Tebal Buatan AppleCek Promo Indomaret Hari Ini 29 Maret 2026: Diskon Susu Anak & Pampers Mulai Rp40 Ribuan
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau mengakses situs resmi Klik Disini.
