Bupati Indramayu Akui Kekurangan Armada Pengangkut Sampah – Video

Bupati Indramayu Akui Kekurangan Armada Pengangkut Sampah
0 Komentar

Keterbatasan armada pengangkut sampah masih menjadi kendala utama Pemerintah Daerah Indramayu dalam penanganan sampah. Meski ada rencana penambahan armada pada bulan Juni mendatang, jumlah tersebut diperkirakan belum mampu memenuhi kebutuhan ideal di lapangan. Keterbatasan armada pengangkut sampah masih menjadi kendala utama Pemerintah Daerah Indramayu dalam penanganan sampah. Bupati mengakui saat ini jumlah armada pengangkut sampah masih jauh dari ideal. Dari total sekitar 70 unit kendaraan yang dimiliki, kurang dari 50 unit yang dapat beroperasi secara optimal. Kondisi ini menyebabkan proses pengangkutan sampah tidak maksimal. Armada yang tersedia harus berkeliling ke berbagai wilayah, sehingga waktu kembali ke titik awal pengangkutan menjadi cukup lama. Akibatnya, sejumlah titik yang telah dibersihkan, seperti di wilayah Kecamatan Juntinyuat, dalam waktu lima hingga enam hari kembali dipenuhi sampah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Bupati menilai idealnya setiap kecamatan memiliki minimal tiga hingga empat unit armada. Dengan kondisi saat ini, penambahan hingga 100 unit armada dinilai dapat membantu mengatasi persoalan sampah. Namun demikian, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Pemerintah daerah harus melakukan efisiensi di berbagai sektor, mengingat kebutuhan anggaran yang tinggi tidak hanya untuk penanganan sampah, tetapi juga sektor lain seperti kesehatan dan infrastruktur. Meski begitu, pemerintah memastikan akan terus berupaya melakukan penanganan secara maksimal dengan armada yang ada, sembari menunggu kemungkinan penambahan armada di bulan Juni mendatang jika kondisi anggaran memungkinkan.

0 Komentar