Gempa Bitung Mengguncang Manado Dua Orang Dilaporkan Terluka

Alat pengukur gempa bumi
Alat pengukur gempa bumi Foto : Pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis 2 April 2026 turut dirasakan kuat hingga ke Kota Manado. Guncangan yang terjadi membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan laporan, dua orang warga mengalami luka akibat kejadian tersebut. Satu korban merupakan perempuan yang tertimpa reruntuhan di sekitar Gedung KONI Sulawesi Utara. Sementara satu korban lainnya mengalami patah kaki setelah melompat dari bangunan saat gempa terjadi.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menjelaskan bahwa pusat gempa berada di laut sekitar 127 kilometer tenggara Kota Bitung. Titik gempa berada pada koordinat 1,25 lintang utara dan 126,27 bujur timur dengan kedalaman mencapai 62 kilometer.

Baca Juga:Gempa M 4,5 Guncang Sukabumi Jabar Berpusat di Laut93 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M 7,6 Sulut Kekuatan Capai M 5,8

Menurutnya, gempa ini termasuk kategori kuat dan berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti tsunami. Dari hasil pemodelan, beberapa wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara sempat masuk dalam status siaga dan waspada tsunami.

Untuk wilayah Maluku Utara, daerah seperti Kota Ternate, Halmahera, dan Tidore masuk kategori siaga dengan estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami pada pagi hari. Sementara di Sulawesi Utara, wilayah seperti Kota Bitung, Minahasa bagian selatan, dan Minahasa Utara bagian selatan juga berada dalam status siaga.

Adapun wilayah lain seperti Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, serta Bolaang Mongondow bagian selatan berada dalam status waspada. Status ini mengharuskan masyarakat untuk menjauhi area pantai dan tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang.

BMKG juga menyebutkan bahwa potensi ketinggian tsunami di wilayah Bitung diperkirakan mencapai sekitar 0,5 meter. Meski tergolong kecil, potensi tersebut tetap berbahaya jika tidak diantisipasi dengan baik.

Seorang warga Manado, Mudatsir, mengaku merasakan guncangan yang sangat kuat saat gempa terjadi. Ia menyebut kondisi saat itu membuat warga panik dan langsung berlari keluar rumah untuk mencari tempat aman.

Pemerintah daerah bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

0 Komentar