Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan, Brent $109 dan WTI Melonjak 11% Hari Ini

Minyak Dunia Ilustrasi
Minyak Mentah, Dolar AS, dan Emas Naik (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Harga minyak dunia hari ini, Jumat 3 April 2026, ditutup dengan lonjakan signifikan, di mana minyak jenis Brent crude oil naik sekitar 7,78 persen menuju level 109,03 dolar AS per barel. Fenomena kenaikan harga yang eksplosif ini juga dialami oleh minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang melonjak drastis sebesar 11,41 persen, mencapai 111,54 dolar AS per barel.

Menurut laporan Reuters, kenaikan harga minyak pada hari Kamis, 3 April 2026, adalah salah satu kenaikan harian terbesar sejak tahun 2020. Semua negara di seluruh dunia khawatir tentang stabilitas ekonomi dan inflasi sebagai akibat langsung dari peristiwa ini, terutama bagi negara-negara yang mengimpor minyak.

Apa Pemicu Lonjokan Harga Minyak Global yang Dramatis Ini?

Harga minyak melonjak sangat tajam karena eskalasi konflik di Timur Tengah, terutama konflik antara Iran dan negara-negara Barat. Faktor utama yang menyebabkan gejolak di pasar komoditas energi adalah ancaman terhadap jalur pelayaran penting seperti Selat Hormuz.

Baca Juga:Kapan Jadwal dan Siaran Langsung Pertandingan Persebaya vs Persita Super League 2026Prediksi Harga Emas Terjepit Pekan Depan, Imbas Minyak dan Suku Bunga

Gangguan pasokan global juga turut memperburuk situasi. Laporan menunjukkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina telah mengurangi kapasitas ekspor Rusia hingga sekitar 1 juta barel per hari, atau sekitar seperlima dari total kapasitas ekspornya. Defisit pasokan ini, dikombinasikan dengan sentimen pasar yang panik, mendorong investor untuk memborong kontrak berjangka minyak.

Para analis dan pelaku pasar kenapa harga minyak naik begitu signifikan dalam waktu singkat. Ini jelas bukan hanya sentimen sesaat, melainkan dampak kumulatif dari ketidakpastian geopolitik dan gangguan fisik pada rantai pasokan minyak global yang membuat harga komoditas ini melambung tinggi.

Dampak Konflik Timur Tengah Pengaruhi Harga Minyak Secara Signifikan

Konflik Timur Tengah secara konsisten menjadi penentu utama pergerakan harga minyak dunia hari ini dan di masa depan. Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, adalah salah satu choke point terpenting bagi perdagangan minyak global.

Melalui selat ini, sekitar sepertiga dari seluruh minyak yang diperdagangkan di dunia melewati setiap harinya. Setiap ancaman terhadap navigasi aman di Selat Hormuz secara instan memicu spekulasi kenaikan harga minyak, karena potensi gangguan besar pada pasokan global.

0 Komentar