Pascagempabumi M 7.6, BMKG Sampaikan Analisis dan Timeline Peringatan Dini Tsunami

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani Foto : @bmkgkaltim
0 Komentar

Dampak guncangan tertinggi mencapai skala V hingga VI MMI di Ternate dan wilayah Kecamatan Ibu, yang menyebabkan warga berlarian keluar rumah serta berpotensi menimbulkan kerusakan ringan. Sementara di Manado, intensitas mencapai IV hingga V MMI, dan di Gorontalo berkisar II hingga III MMI.

BMKG juga menerima laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terkait peningkatan aktivitas gunung api di Maluku Utara yang diduga berkaitan dengan aktivitas tektonik pascagempa.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Informasi resmi hanya disampaikan melalui BMKG sebagai lembaga yang berwenang.

Baca Juga:Gempa M 4,5 Guncang Sukabumi Jabar Berpusat di Laut93 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M 7,6 Sulut Kekuatan Capai M 5,8

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, mengapresiasi kecepatan dan akurasi informasi yang diberikan BMKG sebagai acuan penting berbasis sains bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan bencana.

Melalui rapat koordinasi ini, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya guna mendukung keselamatan masyarakat serta efektivitas penanganan bencana di Indonesia.

0 Komentar