Wakapolda Sulut Tinjau GOR KONI Sario Pasca Gempa M 7,6 SR

Wakapolda Sulawesi Utara, Awi Setiyono
Wakapolda Sulawesi Utara, Awi Setiyono Foto : @spripimpoldasulut
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Wakapolda Sulawesi Utara, Awi Setiyono, turun langsung meninjau lokasi terdampak gempa bumi di kawasan GOR KONI Sario, Kota Manado, pada Kamis 2 April 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan serta langkah penanganan berjalan dengan baik setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul laporan adanya kerusakan serius pada bagian gedung yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Dalam peninjauan itu, Wakapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulawesi Utara guna memastikan proses pengamanan dan evakuasi dilakukan secara maksimal.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi runtuhnya bangunan. Selain itu, garis polisi telah dipasang di sekitar area terdampak untuk mencegah masyarakat mendekat dan menghindari potensi bahaya lanjutan dari struktur bangunan yang masih belum stabil.

Baca Juga:Gempa M 4,5 Guncang Sukabumi Jabar Berpusat di Laut93 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M 7,6 Sulut Kekuatan Capai M 5,8

Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pendataan terhadap dampak gempa serta menggelar patroli mitigasi di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali di tengah kekhawatiran masyarakat akan gempa susulan.

Meski gempa yang terjadi sempat memicu kekhawatiran akan tsunami, Wakapolda memastikan bahwa potensi tersebut telah terlewati. Berdasarkan hasil koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah pesisir dan kepulauan, termasuk di Bitung, tidak ditemukan adanya kenaikan air laut yang signifikan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat wilayah Sulawesi Utara berada di kawasan cincin api, potensi gempa susulan masih bisa terjadi sewaktu waktu.

Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Jika merasakan guncangan kuat, warga disarankan segera keluar dari bangunan dan mencari tempat terbuka yang aman. Bangunan yang terlihat retak atau tidak stabil juga harus dihindari demi keselamatan.

Wakapolda juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menegaskan pentingnya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Saat ini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan secara menyeluruh di berbagai wilayah Sulawesi Utara, termasuk Likupang dan Minahasa Utara. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman dan mengetahui dampak lanjutan yang mungkin terjadi.

0 Komentar