RADARCIREBON.TV – Performa Phil Foden musim ini tengah jadi sorotan. Gelandang andalan Manchester City itu terlihat mengalami penurunan kontribusi, baik di level klub maupun tim nasional.
Sepanjang musim ini, Foden baru mencatatkan 10 gol dan lima assist dari 41 penampilan di semua kompetisi. Angka tersebut dinilai belum mencerminkan kualitas terbaik pemain berusia 25 tahun itu, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta paling bersinar di Inggris.
Situasi ini juga berdampak pada posisinya di skuad utama City. Manajer Pep Guardiola mulai mengurangi menit bermain Foden. Dalam delapan laga terakhir, ia hanya sekali tampil sebagai starter dan bahkan beberapa kali harus rela duduk di bangku cadangan.
Baca Juga:Usai Kalah dari Manchester City, Mikel Arteta Pelatih Arsenal Hadapi Ujian Terberat di Liga InggrisDominasi Berlanjut, Manchester City Raih Gelar ke-9 di Carabao Cup Setelah Tumbangkan Arsenal
Penurunan performa Foden juga terbawa ke level internasional bersama Timnas Inggris. Saat mendapat kesempatan bermain di bawah arahan Thomas Tuchel, Foden gagal memberikan dampak signifikan dalam laga melawan Uruguay dan Jepang.
Kondisi tersebut membuat posisinya di skuad menuju Piala Dunia 2026 mulai dipertanyakan. Bahkan, Tuchel dikabarkan memberikan peringatan agar Foden segera meningkatkan performanya jika ingin tetap menjadi bagian penting tim.
Meski begitu, Guardiola justru menunjukkan sikap tenang. Ia menegaskan bahwa tidak ada kekhawatiran terkait performa anak asuhnya tersebut.
“Nol kekhawatiran,” tegas Guardiola.
Menurutnya, apa yang dialami Foden saat ini adalah hal yang wajar dalam perjalanan karier seorang pemain. Dengan usia yang masih relatif muda, Guardiola yakin Foden akan segera bangkit dan kembali ke performa terbaiknya.
Guardiola juga mengingatkan bahwa Foden telah meraih banyak pencapaian besar, termasuk enam gelar Liga Inggris bersama Manchester City. Kontribusinya selama ini dinilai sangat penting bagi kesuksesan tim.
“Dia baru 25 tahun, sudah memenangkan banyak trofi. Ini situasi normal dalam karier panjang seorang pemain,” jelas Guardiola.
Ia pun optimistis bahwa Foden hanya butuh waktu untuk kembali menemukan ritmenya. Dalam sepakbola, naik-turun performa adalah hal yang tidak terhindarkan, bahkan bagi pemain terbaik sekalipun.
Baca Juga:Akhirnya Bisa Latihan! Kasus Paspoortgate Tjaronn Chery Mulai Temui Titik TerangDimitrov Bersinar di Jakarta! Usai Juara FIFA Series 2026, Kini Diincar Klub Indonesia
Kini, tantangan terbesar bagi Foden adalah bagaimana ia merespons situasi ini. Dengan kualitas yang dimiliki, banyak pihak percaya bahwa ia mampu bangkit dan kembali menjadi salah satu pemain kunci, baik di Manchester City maupun tim nasional Inggris.
