RADARCIREBON.TV – Pergerakan harga emas batangan di Indonesia pada Minggu, 5 April 2026 mengalami koreksi yang cukup terasa. Produk dari Galeri 24, UBS, Antam, hingga Antam Retro kompak menunjukkan penurunan harga di berbagai ukuran. Kondisi ini menjadi sorotan, terutama bagi investor yang sedang mencari peluang masuk di saat harga melemah.
Berdasarkan pembaruan terbaru dari Pegadaian, penurunan harga terjadi hampir di seluruh varian emas. Baik ukuran kecil seperti 0,5 gram hingga ukuran besar, semuanya mengalami penyesuaian harga yang lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berikut rincian harga emas hari ini:
Harga Emas Galeri 24:
- 0,5 gram: Rp1.482.000
- 1 gram: Rp2.849.000
- 2 gram: Rp5.641.000
- 5 gram: Rp13.996.000
- 10 gram: Rp27.936.000
- 25 gram: Rp69.632.000
- 50 gram: Rp139.152.000
- 100 gram: Rp278.223.000
- 250 gram: Rp695.283.000
- 500 gram: Rp1.390.102.000
- 1.000 gram: Rp2.780.204.000
Harga Emas UBS:
Baca Juga:Segera Cair Gaji ke-13 ASN, Pemerintah Ungkap Jadwal dan Skema LengkapDaftar Resmi 14 Pemain Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026, Ada Nama Andalan!
- 0,5 gram: Rp1.534.000
- 1 gram: Rp2.862.000
- 2 gram: Rp5.680.000
- 5 gram: Rp14.061.000
- 10 gram: Rp28.046.000
- 25 gram: Rp70.044.000
- 50 gram: Rp139.800.000
- 100 gram: Rp279.489.000
- 250 gram: Rp698.568.000
- 500 gram: Rp1.395.491.000
Harga Emas Antam:
- 0,5 gram: Rp1.588.000
- 1 gram: Rp2.882.000
- 2 gram: Rp5.702.000
- 3 gram: Rp8.528.000
- 5 gram: Rp14.170.000
- 10 gram: Rp28.283.000
- 25 gram: Rp70.573.000
- 50 gram: Rp140.944.000
- 100 gram: Rp281.807.000
- 250 gram: Rp704.241.000
- 500 gram: Rp1.408.265.000
- 1.000 gram: Rp2.816.489.000
Harga Emas Antam Retro:
- 0,5 gram: Rp1.555.000
- 1 gram: Rp2.869.000
- 2 gram: Rp5.683.000
- 3 gram: Rp8.485.000
- 5 gram: Rp14.100.000
- 10 gram: Rp28.142.000
- 25 gram: Rp70.224.000
- 50 gram: Rp140.225.000
- 100 gram: Rp280.322.000
- 250 gram: Rp700.456.000
- 500 gram: Rp1.400.675.000
Faktor utama datang dari harga spot emas dunia yang tertekan dolar AS serta imbal hasil obligasi yang naik, membuat logam mulia kurang menarik jangka pendek. Di dalam negeri, nilai tukar rupiah yang relatif stabil dan sentimen pasar turut memperbesar efek penurunan. Selisih harga jual dan buyback juga patut dicermati investor terutama pada produk premium seperti Antam dibandingkan Galeri 24 atau UBS.
Bagi pembeli emas fisik, koreksi ini sering dipandang peluang: menurunkan basis biaya rata-rata lewat teknik bertahap. Namun keputusan tetap perlu memperhitungkan horizon investasi dan likuiditas kebutuhan. Emas cocok untuk lindung nilai jangka menengah-panjang, bukan spekulasi cepat. Memantau rilis data AS (inflasi, tenaga kerja) dan pernyataan bank sentral akan membantu membaca arah spot beberapa pekan ke depan.
