Jean-Paul van Gastel Tak Terkejut PSM Makassar Tanpa Pelatih, PSIM Yogyakarta Tetap Siaga

PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta waspadai PSM Makassar. Foto: Instagram PSIM / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – PSIM Yogyakarta berambisi kembali ke jalur kemenangan ketika menerima lawatan PSM Makassar pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (10/4/2026) sore WIB.

Tim berjulukan Laskar Mataram kini menduduki di posisi kedelapan klasemen sementara dengan perolehan 38 poin. Sedangkan PSM Makassar masih tertahan di papan bawah, yakni berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 25 angka.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan para anak asuhnya tidak akan tampil dengan kekuatan penuh dalam pertandingan nanti. Dia mengungkapkan terdapat dua pemain yang absen lantaran alasan tertentu

Baca Juga:Tanpa Julio Cesar, Persib Bandung Andalkan Patricio Matricardi di Lini Belakang Lawan Bali UnitedJaecoo J7 SHS-P Tampil Futuristik, Fitur Canggihnya Rasa Mobil Listrik Murni

“Saat ini Anton Fase masih belum berlatih. Kita akan kehilangan Fahreza Sudin karena suspensi dan Rakhmatsho sudah kembali. Kami akan kehilangan Anton dan Fahreza,” ujar Jean-Paul van Gastel.

PSM Makassar mendarat ke Bantul tanpa kehadiran sang pelatih kepala, Tomas Trucha. Skuad dengan nama lain Juku Eja itu untuk sementara dipimpin asisten pelatih, Ahmad Amiruddin. Menanggapi kondisi itu, Van Gastel memberikan tanggapan.

“Saya tahu pelatih Makassar tidak ada di sini, jadi asistennya yang memegang tim. Namun, dia sudah memimpin selama dua pertandingan terakhir, jadi ini bukan kejutan lagi bagi kami,” sambung Jean-Paul van Gastel.

Harapan pendukung supaya PSIM Yogyakarta meraih kemenangan sebelum menghadapi laga berat kontra Persija Jakarta dan Persita Tangerang, Van Gastel meyakinkan timnya akan selalu membidik tiga poin untuk setiap pertandingan.

“Mengenai Presiden suporter bicara kepada kalian, itu terserah dia. Jika Anda seorang profesional seperti saya, bagi saya sangat jelas bahwa kita mencoba memenangkan setiap pertandingan,” tandas Jean-Paul van Gastel.

“Tidak masalah apakah kami menghadapi Persija, Bandung, Persita, atau Semen Padang, bagi saya tidak ada bedanya sama sekali. Kami berada di jalur yang benar karena kami tetap bertujuan untuk tidak terdegradasi, itu yang terpenting bagi saya. Saya mengerti kita semua ingin menang, jadi itu bukan masalah,” lanjut dia.

Pelatih asal Belanda tersebut juga mengakui lini depan masih menjadi permasalahan utama timnya yang harus dibenahi. Van Gastel menilai PSIM Yogyakarta kurang efektif dalam memanfaatkan kesempatan yang terlihat.

0 Komentar