Otorita IKN Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pertanian Kolaboratif Berbasis Masyarakat

Gedung IKN
Gedung IKN foto : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Upaya membangun kawasan Ibu Kota Nusantara tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat lokal. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mendorong sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah konkret terbaru dilakukan melalui fasilitasi pertemuan antara PT Inhutani I dan Kelompok Tani Usaha Baru Raya Merdeka. Pertemuan yang digelar di kawasan Balai Kota Otorita IKN pada Selasa (7/4/2026) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran pejabat terkait serta perwakilan pemerintah daerah dan kelompok tani setempat. Fokus utama pembahasan adalah pemanfaatan lahan pertanian seluas sekitar 1.200 hektare yang berada di Kelurahan Karya Merdeka, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca Juga:Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Demi Amankan Pasokan EnergiGrafik Harga Emas Antam 9 April 2026: Hari Ini Turun, Investor Perlu Waspada

Basuki menegaskan bahwa kegiatan pertanian yang telah dilakukan masyarakat selama ini tetap dapat berjalan. Namun, pengelolaan lahan akan dilakukan secara lebih terkoordinasi guna memastikan keberlanjutan dan optimalisasi hasil. Ia juga menekankan bahwa konsep kerja sama ini bukan bentuk penguasaan lahan oleh perusahaan, melainkan pemanfaatan bersama yang saling menguntungkan.

“Pada intinya, kegiatan kelompok tani tetap berjalan, tetapi berada dalam sistem pengelolaan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rencana kolaborasi ini akan diformalkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan perusahaan, kelompok tani, serta pemerintah daerah. Skema tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di kawasan IKN.

Dari pihak perusahaan, PT Inhutani I menyatakan komitmennya untuk terus melibatkan masyarakat melalui program pemberdayaan. Konsep yang diusung sejalan dengan visi pembangunan Kota Hutan Nusantara, di mana keseimbangan antara lingkungan dan aktivitas ekonomi menjadi prioritas utama.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani mengungkapkan bahwa aktivitas pertanian di kawasan tersebut telah berlangsung cukup lama. Awalnya hanya berfokus pada komoditas padi, namun kini telah berkembang ke berbagai sektor lain seperti kelapa dan tanaman hortikultura. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dapat terus dikembangkan melalui dukungan berbagai pihak.

0 Komentar