Jalur sepeda satu ruas jalan Siliwangi, Kota Cirebon kini jarang digunakan oleh pesepeda. Kondisi marka yang memudar serta minimnya perawatan membuat jalur ini justru beralih fungsi menjadi tempat parkir kendaraan. Padahal bersepeda sangat berkaitan dengan program hemat energi dari pemerintah.
Upaya pemerintah mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui program hemat energi setiap hari Kamis, di mana ASN dianjurkan menggunakan sepeda ke kantor, tampaknya belum berjalan optimal di lapangan.
Pasalnya, keberadaan jalur sepeda di Jalan Siliwangi Kota yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung transportasi ramah lingkungan, kini tidak lagi dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Dari pantauan di lapangan, jalur sepeda yang berada di pinggir jalan tampak sepi dari aktivitas pesepeda.
Baca Juga:Bupati Imron Hadiri Silaturahmi DPC PSIB Kab. Cirebon – VideoRSUD Waled Miliki Unit Transfusi Darah Yang Beroperasi 24 Jam – Video
Eko, seorang warga sekaligus penarik becak, mengaku selama tiga hingga empat tahun bekerja di kawasan tersebut, ia jarang melihat pesepeda melintas. Menurutnya, jalur sepeda hanya sesekali digunakan, terutama saat akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.
Selain minim pengguna, kondisi jalur sepeda juga dinilai kurang terawat. Cat pembatas jalur mulai memudar sehingga tidak lagi terlihat jelas. Bahkan, sejak awal dibuat, belum ada perbaikan atau pengecatan ulang dari pihak terkait.
Akibat kondisi tersebut, jalur sepeda kini lebih sering dimanfaatkan sebagai tempat parkir mobil oleh warga. Faktor lokasi yang teduh di pinggir jalan menjadi salah satu alasan pengendara memilih memarkirkan kendaraannya di area tersebut.
Warga berharap pemerintah dapat kembali memperhatikan kondisi jalur sepeda, baik dari sisi perawatan maupun pengawasan, agar fungsi utamanya sebagai fasilitas bagi pesepeda dapat kembali optimal.