Tiwi/Fadia Tumbang, Indonesia Ditahan Imbang 1-1 oleh Taiwan di Uber Cup 2026

pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menyumbangkan poin.
src-img : ofc.ig @badminton.ina
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Perjuangan tim putri Indonesia pada laga penentuan Grup C Piala Uber 2026 menghadapi Taiwan harus berjalan lebih ketat setelah pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menyumbangkan poin. Kekalahan tersebut membuat skor sementara berubah menjadi imbang 1-1.

Pertandingan yang berlangsung di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026), mempertemukan Tiwi/Fadia dengan pasangan Taiwan, Hsieh Pei Shan dan Hung En-Tzu, pada partai ganda pertama. Dalam laga tersebut, wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 13-21.

Sebelumnya, Indonesia sempat berada di atas angin usai Putri Kusuma Wardani sukses membuka keunggulan. Putri KW berhasil mengalahkan Chiu Pin-Chian lewat pertandingan dua gim langsung dan membawa Indonesia unggul 1-0.

Baca Juga:Lazio dan Udinese Berbagi Poin Usai Bermain Imbang 3-3 di Serie ADaftar Lengkap 8 Negara Lolos ke Perempat Final Uber Cup 2026

Pada gim pertama, Tiwi/Fadia sebenarnya tampil cukup kompetitif. Mereka mampu memberikan tekanan dan menjaga persaingan tetap ketat hingga poin-poin akhir. Namun, pada momen krusial, pasangan Taiwan tampil lebih tenang dan berhasil merebut gim pertama dengan skor tipis 23-21.

Kekalahan di gim pembuka membuat tekanan semakin besar bagi pasangan Indonesia. Memasuki gim kedua, lawan tampil lebih percaya diri dan mulai mengendalikan ritme permainan. Sementara itu, Tiwi/Fadia kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya dan kerap tertekan sejak awal.

Situasi tersebut membuat pasangan Indonesia sulit bangkit. Mereka akhirnya harus menyerah dengan skor 13-21, sekaligus membuat kedudukan sementara menjadi sama kuat 1-1.

Usai pertandingan, Siti Fadia Silva Ramadhanti menyampaikan permintaan maaf karena belum mampu menyumbangkan poin untuk tim Merah Putih. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Tiwi sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.

Fadia menilai pada akhir gim pertama lawan bermain dengan lebih yakin, sedangkan mereka justru terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat peluang kemenangan lepas dari tangan.

Selain itu, ia juga mengakui pasangan lawan yang sudah lama bermain bersama memiliki chemistry yang kuat dan mampu membaca celah permainan dengan baik. Menurutnya, Indonesia perlu tampil lebih cermat dan lebih tenang dalam pertandingan selanjutnya.

0 Komentar