Sementara itu, wilayah FTZ seperti Batam dan Sabang memiliki harga BBM lebih murah karena kebijakan khusus kawasan perdagangan bebas.
Pertalite dan Biosolar Tetap Stabil
Di tengah kenaikan BBM non-subsidi, harga Pertalite dan Biosolar masih belum berubah.
Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi bertahan di Rp6.800 per liter. Stabilnya harga BBM subsidi ini diharapkan bisa membantu masyarakat kecil dan sektor transportasi umum.
Baca Juga:Harga BBM Naik, Damkar Lakukan Penyesuaian Operasional – VideoDKP3 Upayakan Solusi Pemenuhan BBM Bagi Nelayan – Video
Meski begitu, masyarakat tetap diminta lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar karena kondisi harga energi global masih belum stabil dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Kenaikan harga BBM diesel kali ini menjadi sinyal bahwa tekanan pasar energi dunia masih berpengaruh besar terhadap harga bahan bakar di Indonesia.
