Harga BBM Naik, Damkar Lakukan Penyesuaian Operasional – Video

Harga BBM Naik, Damkar Lakukan Penyesuaian Operasional
0 Komentar

Kenaikan harga bahan bakar minyak mulai berdampak pada operasional Dinas Pemadam Kebakaran. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan optimal dengan sejumlah langkah efisiensi dan strategi alternatif.

Kenaikan harga BBM yang sudah diterapkan pemerintah mulai dirasakan dampaknya oleh berbagai sektor, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Perubahan harga ini memengaruhi perhitungan kebutuhan operasional, terutama dalam penggunaan bahan bakar untuk armada.

Sekretaris Dinas Damkar menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyesuaian sambil menunggu perkembangan kebijakan ke depan. Namun jika kondisi ini berlangsung hingga pertengahan tahun, perhitungan ulang anggaran akan segera dilakukan guna memastikan pelayanan tetap berjalan hingga akhir tahun.

Baca Juga:Serah Terima Aset Perumahan Ke Pemerintah Masih Rendah – VideoDPKPP Ancam Akan Berikan Sanksi Kepada Developer Bandel – Video

Sebagai layanan dasar yang wajib, Damkar menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan jaminan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Berbagai upaya efisiensi juga mulai dilakukan, termasuk penghematan penggunaan bahan bakar serta kerja sama dengan berbagai instansi.

Dalam kondisi normal, kebutuhan bahan bakar Damkar mencapai sekitar 5.000 liter per tahun. Namun dengan adanya kenaikan harga BBM, terutama jenis Pertamina Dex yang biasa digunakan, dari awalnya hanya di harga 14.500 per liter, kini mencapai 23.900 per liter. Oleh karena itu, konsumsi BBM diperkirakan terjadi tambahan kebutuhan antara 1.000 hingga 2.000 liter.

Meski demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas. Setiap unit kendaraan tetap dihidupkan secara berkala setiap enam jam sekali selama kurang lebih 30 menit, guna memastikan seluruh peralatan berfungsi optimal saat dibutuhkan.

Damkar berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan situasi global segera membaik, sehingga beban operasional dapat kembali normal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

0 Komentar