Galaxy S27 Ultra Bakal Hadir dengan Teknologi Kamera Mirip DSLR?

Samsung kembali dikabarkan sedang menyiapkan inovasi baru untuk lini flagship terbarunya.
src-img : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Samsung kembali dikabarkan sedang menyiapkan inovasi baru untuk lini flagship terbarunya. Kali ini, sorotan tertuju pada sektor kamera Galaxy S27 Ultra yang disebut bakal membawa teknologi aperture variabel pada sensor utama 200MP.

Informasi tersebut pertama kali muncul dari laporan industri yang dibagikan leaker Smart Pikachu dan kemudian dikutip oleh Hilbert Hagedoorn. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Samsung, teknologi itu disebut masih dalam tahap pengujian internal.

Jika nantinya benar digunakan, fitur ini akan menjadi kembalinya sistem bukaan lensa mekanis di smartphone flagship Samsung setelah sempat ditinggalkan beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:Rupiah Berpotensi Melemah, Ini Faktor yang Mempengaruhi Pergerakannya Hari Ini5 HP Android 2 Jutaan Terbaik 2026, Ada Samsung, Redmi hingga Infinix Paling Dicari

Kamera Galaxy S27 Ultra Disebut Pakai Aperture VariabelTeknologi aperture variabel memungkinkan kamera mengatur bukaan lensa secara fisik untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk ke sensor.

Dalam kondisi cahaya terang, bukaan lensa bisa dipersempit agar hasil foto tidak terlalu terang atau overexposure. Sebaliknya, saat memotret di tempat minim cahaya, bukaan akan melebar untuk menangkap lebih banyak cahaya sehingga foto tetap terlihat jelas.

Sistem ini sebelumnya pernah digunakan Samsung pada seri Samsung Galaxy S9 dan Samsung Galaxy S10. Namun setelah itu, Samsung lebih fokus mengembangkan fotografi komputasional dengan bukaan tetap dan dukungan software AI.

Sensor 200MP Jadi AndalanSamsung sendiri sudah cukup konsisten memakai kamera 200MP di lini Ultra generasi terbaru. Kehadiran sensor resolusi tinggi yang dipadukan dengan aperture mekanis dinilai bisa memberikan fleksibilitas lebih besar dalam berbagai kondisi pemotretan.

Selain membantu pengaturan cahaya, teknologi ini juga dapat menghasilkan efek depth of field atau blur latar belakang yang lebih natural dibandingkan efek bokeh berbasis software.

Dengan kombinasi tersebut, hasil foto diperkirakan bisa lebih tajam, detail, dan tetap optimal meski digunakan dalam pencahayaan sulit.

Samsung Ikuti Tren Industri Kamera SmartphoneLangkah Samsung ini juga disebut sejalan dengan tren industri smartphone premium. Beberapa produsen lain mulai mengembangkan teknologi serupa untuk meningkatkan kualitas fotografi mobile.

Baca Juga:Harga Emas Digital Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam, Ini Update TerbarunyaArsenal Tembus Final Liga Champions Usai Singkirkan Atlético Madrid

Huawei dikabarkan sedang menguji sistem kamera dengan aperture variabel, sementara Apple juga disebut mempertimbangkan teknologi yang sama untuk generasi iPhone mendatang.

0 Komentar