RADARCIREBON.TV – Semen Padang dipastikan terdegradasi ke Liga 2 setelah hasil buruk yang terus menghantui mereka sepanjang musim Super League 2025/2026. Kekalahan tipis 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-31 memastikan Kabau Sirah tak lagi mampu keluar dari zona merah.
Kini, laga melawan Persik Kediri di Stadion H. Agus Salim, Jumat 8 Mei 2026, menjadi kesempatan terakhir Semen Padang untuk sedikit mengobati kekecewaan suporter.
Musim ini menjadi perjalanan yang berat bagi tim asal Sumatera Barat tersebut. Inkonsistensi permainan hingga lemahnya lini belakang membuat Semen Padang kesulitan bersaing sejak awal musim.
Baca Juga:Persik Kediri Lagi Panas! Semen Padang Terancam Kembali Terpuruk di KandangBorneo FC Tempel Ketat Persib, Fabio Lefundes Kirim Ancaman di Perebutan Gelar Super League
Bahkan dalam lima pertandingan terakhir, Semen Padang selalu menelan kekalahan. Situasi itu membuat tekanan terhadap tim semakin besar hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit turun kasta.
Meski sudah dipastikan degradasi, pertandingan melawan Persik Kediri diprediksi tetap mendapat perhatian suporter. Banyak pendukung Kabau Sirah berharap tim kesayangannya mampu menutup laga kandang dengan hasil positif.
Namun tantangan Semen Padang tidak akan mudah. Persik Kediri justru sedang berada dalam kondisi terbaik usai menang dramatis atas Arema FC.
Selain itu, Semen Padang juga masih kehilangan beberapa pemain penting seperti Teguh Amiruddin dan Samuel Simanjuntak akibat cedera.
Laga ini diperkirakan berlangsung emosional bagi suporter tuan rumah. Sebab, pertandingan tersebut bisa menjadi salah satu momen terakhir Semen Padang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebelum kembali berjuang di Liga 2 musim depan.
