RADARCIREBON.TV – Barcelona resmi mempertahankan gelar La Liga musim 2025/2026. Dipastikan lebih cepat setelah mengalahkan Real Madrid 2-0 di Camp Nou, Blaugrana kini unggul 14 poin dari Los Blancos dengan tiga pertandingan tersisa.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Di balik trofi yang diangkat Hansi Flick, ada sejumlah faktor kunci yang membuat Barcelona kembali berjaya di Spanyol.
Sementara itu, Real Madrid yang memulai musim dengan pelatih baru justru merana dan gagal menemukan identitas permainan. Berikut lima faktor utama di balik kesuksesan Barcelona.
Baca Juga:Olivia Rodrigo Rayakan Rekor Spotify di Barcelona, Gelar Konser Eksklusif hingga Kenalkan Lagu BaruKylian Mbappe Diserang Madridista Usai Unggah Story Saat Real Madrid Dipermalukan Barcelona
1. Lamine Yamal Berubah Jadi Monster Tajam
Jika musim lalu Lamine Yamal hanya dikenal sebagai pemain muda yang lincah dan berani menggiring bola, musim ini ia naik level menjadi pembunuh di kotak penalti.
Wonderkid yang baru berusia 18 tahun itu sukses mencatatkan 16 gol dan 12 assist di La Liga. Ia menjadi pemain paling produktif di skuad Barcelona musim ini.
Perjalanan Yamal sebenarnya tidak mulus. Cedera pangkal paha sempat mengganggunya di awal musim, ditambah beberapa masalah pribadi di luar lapangan.
Tapi sejak mencetak hattrick ke gawang Villarreal pada Februari lalu, performanya melesat drastis. Ia menjadi mimpi buruk bagi setiap bek lawan dan salah satu kunci utama Barcelona mengunci gelar.
2. Bukan Satu Bintang, Tapi Kekuatan Tim yang Solid
Barcelona tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain. Hansi Flick berhasil membangun kekuatan kolektif yang solid di tengah keterbatasan finansial klub.
Robert Lewandowski dan Ferran Torres memang tidak konsisten sepanjang musim. Namun keduanya tetap menyumbang lebih dari 10 gol di kompetisi domestik.
Raphinha tetap produktif meski beberapa kali diganggu cedera. Marcus Rashford, Fermin Lopez, dan Dani Olmo juga ikut berkontribusi dengan gol dan assist.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Madura United: Sidibe Kembali, Mendonca Masih AbsenPrediksi Skor Bhayangkara FC vs Madura United: Sama-sama Butuh Poin, Siapa yang Tersenyum?
Yang paling mengejutkan, Eric Garcia dan Gerard Martin yang sebelumnya sering dikritik tampil solid musim ini. Mereka membungkam para peragu dengan permainan yang matang dan konsisten.
Pedri juga kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Lini tengah Barcelona menjadi motor yang menggerakkan segalanya.
