- Demam
- Sakit kepala
- Nyeri badan
- Tubuh lemas
- Kulit atau tubuh menguning
Masa inkubasinya sekitar 1–2 minggu dengan tingkat kematian lebih rendah, sekitar 5–15 persen.
Kemenkes juga menjelaskan bahwa kasus hantavirus di Indonesia mayoritas berasal dari tipe HFRS yang dipicu oleh Seoul Virus. Faktor risiko utamanya adalah kontak langsung dengan tikus atau celurut, termasuk terkena urine, kotoran, atau air liur hewan tersebut.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih menjaga kebersihan lingkungan supaya risiko penularan bisa ditekan. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
Baca Juga:Jadwal Sisa Persib Bandung di Super League 2025/2026: Lawan PSM dan Persijap Jadi Kunci Gelar Juara!Adam Alis Masuk Daftar Elite Persib Setelah Brace ke Gawang Persija
- Membersihkan rumah dan gudang secara rutin
- Menutup tempat penyimpanan makanan dengan rapat
- Menghindari kontak langsung dengan tikus
- Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area kotor
Dengan kewaspadaan dan kebersihan lingkungan yang baik, penyebaran hantavirus bisa dicegah sejak dini.
