Isu yang Diperkirakan Dibahas
Beberapa topik utama yang disebut akan menjadi fokus pembicaraan antara AS dan China antara lain:
- Sengketa tarif perdagangan
- Akses mineral tanah jarang China
- Peluang pasar bagi perusahaan otomotif seperti BYD
- Pembelian pesawat Boeing
- Kerja sama produk pertanian AS
- Isu Taiwan
- Keamanan nuklir global
Pemerintah China juga menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat demi menciptakan stabilitas dunia yang lebih baik.
China Disebut Punya Peran Penting dalam Konflik Iran-AS
Di tengah memanasnya situasi geopolitik, China disebut memainkan peran penting sebagai jalur komunikasi tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat.
Baca Juga:BGN Hentikan Sementara 240 SPPG Bermasalah, Program MBG Tetap BerjalanProposal Diplomatik Iran dan Respons Amerika Serikat: Analisis Penundaan Aksi Militer serta Prospek Perdamaian
Walau Beijing tidak pernah secara terbuka mengakui keterlibatannya, sejumlah spekulasi muncul setelah beberapa pejabat Pakistan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan kunjungan ke China saat konflik Iran-AS memanas pada Maret lalu.
China Tetap Jadi Mitra Penting Iran
China selama ini dikenal sebagai salah satu pembeli utama minyak Iran, termasuk di tengah sanksi ketat yang diberikan Amerika Serikat kepada Teheran.
Beijing pun menegaskan pihaknya terus berupaya menjaga perdamaian dan stabilitas global melalui jalur diplomasi.
Peringatan Iran kepada Donald Trump menjelang kunjungannya ke China menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik antara Teheran dan Washington masih belum benar-benar mereda.
Meski gencatan senjata masih berlaku, hubungan kedua negara tetap dipenuhi saling sindir dan tekanan diplomatik. Di sisi lain, pertemuan Trump dan Xi Jinping diperkirakan akan menjadi momentum penting yang dapat memengaruhi arah politik dan ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.
