Kerja sama ini kabarnya langsung disepakati dalam kontrak jangka panjang selama lima tahun. Nantinya, Benfica juga akan mengirim dua pelatih khusus yang tinggal langsung di Ternate untuk mendampingi proses pembinaan di akademi.
Konsep akademinya pun cukup unik. Bukan sekadar tempat latihan sepak bola biasa, tapi dibuat mirip seperti pesantren sepak bola. Para pelatih tidak hanya mengawasi latihan di lapangan, tapi juga ikut memperhatikan kehidupan sehari-hari para siswa.
Mulai dari pendidikan, pembentukan karakter, pola makan, sampai penguatan nilai agama bakal jadi bagian penting dalam pembinaan mereka. Semua fasilitas di akademi ini juga disebut bakal diberikan secara gratis.
Baca Juga:Islam Makhachev Sudah Ingatkan, Tapi Chimaev Tetap Kalah di UFC 328Hasil Thailand Open 2026: Debut Putra/Bagas Berakhir Dramatis, Sempat Bikin Ganda India Kewala
Malut United berharap lewat Akademi Merah Putih ini, akan lahir talenta-talenta baru dari Indonesia timur yang suatu hari bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.
