RADARCIREBON.TV – Pesta juara Barcelona di La Liga musim 2025/2026 ternyata berlangsung singkat. Hanya beberapa hari setelah memastikan gelar, Blaugrana langsung menuai hasil pahit.
Bertandang ke markas Alaves di Estadio de Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB, Barcelona harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1.
Gol tunggal Ibrahim Diabate pada menit akhir babak pertama menjadi pembeda. Kekalahan ini sekaligus menghentikan euforia juara yang baru saja dirasakan skuat asuhan Hansi Flick.
Baca Juga:Link Live Streaming Alaves vs Barcelona Hari Ini: Laga Sisa La Liga untuk Jaga Asa JuaraAnalisis Hasil Alaves vs Barcelona dan Man City vs Crystal Palace: Kisah Kontras Dua Raksasa
Bagi Alaves, kemenangan ini sangat krusial. Mereka sedang berjuang mati-matian menjauh dari zona degradasi. Tiga poin ini seperti oksigen di akhir musim.
Delapan Pergantian Pemain, Barcelona Tak Optimal
Kekalahan Barcelona sebenarnya sudah bisa ditebak dari susunan pemain yang diturunkan. Hansi Flick melakukan rotasi besar-besaran.
Delapan pemain berbeda diturunkan dibandingkan dengan line-up saat mengalahkan Real Madrid di El Clasico pekan lalu. Hanya tiga pemain yang dipertahankan.
Hasilnya, ritme permainan Blaugrana terlihat tidak maksimal. Lini tengah dan depan kesulitan membangun serangan berbahaya.
Robert Lewandowski dan Marcus Rashford yang menjadi ujung tombak tampil tumpul. Keduanya kesulitan menembus rapatnya pertahanan Alaves.
Padahal di atas kertas, nama-nama besar masih ada di skuad. Tapi tanpa chemistry dan kebugaran optimal, kualitas individu saja tidak cukup.
Alaves Langsung Tancap Gas Sejak Awal
Berbeda dengan Barcelona, Alaves datang dengan motivasi luar biasa. Mereka sadar bahwa kemenangan atas juara liga akan sangat berarti.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Lazio vs Inter Milan di Final Coppa Italia: Chivu Bawa 3-5-2 Andalannya, Sarri AndalkaPrediksi Skor Lazio vs Inter Milan di Final Coppa Italia: I Nerazzurri di Ambang Double Winner, Lazio Bertahan
Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung tampil menekan. Anak asuh Quique Sanchez Flores tidak memberi waktu bagi Barcelona untuk mengatur napas.
Ancaman pertama datang ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Ibrahim Diabate mendapat peluang emas, sayangnya tendangannya masih melebar.
Tapi Diabate tidak menyerah. Ia terus menjadi momok bagi lini belakang Barcelona yang dikawal pemain-pemain muda.
Gol Diabate yang Menentukan
Gol yang dinanti-nanti publik Mendizorroza akhirnya terjadi pada menit ke-45+1. Tepat sebelum babak pertama usai.
Ibrahim Diabate memenangkan duel fisik melawan Marc Bernal di kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tendangan voli yang meluncur deras.
