Thailand Open 2026: Ginting Tumbang dari Shi Yu Qi, Akui Masih Kesulitan Lawan Pemain Top Dunia

foto
Anthony Sinisuka Ginting/ dok.PBSI
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Langkah Anthony Sinisuka Ginting di Thailand Open 2026 harus berhenti lebih cepat. Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia itu langsung tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi.

Dalam pertandingan yang digelar di Bangkok, Rabu (13/5/2026), Ginting kalah dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 17-21. Hasil ini kembali menunjukkan kalau Ginting masih punya pekerjaan rumah besar, terutama saat menghadapi pemain-pemain elite dunia yang saat ini ada di ranking top 20.

Sejak awal pertandingan, Shi Yu Qi memang tampil cukup dominan. Permainannya rapi, tenang, dan sulit ditebak. Sementara Ginting terlihat belum bisa menemukan ritme terbaiknya, terutama di gim pertama.

Baca Juga:Bukan Main! Malut United Gandeng Klub Elite Portugal Benfica untuk Akademi Usia DiniIslam Makhachev Sudah Ingatkan, Tapi Chimaev Tetap Kalah di UFC 328

Ginting mengaku sebenarnya ia bersama pelatih sudah menyiapkan strategi sebelum pertandingan dimulai. Mereka juga sudah membahas kondisi permainan lawan dan bagaimana cara menghadapinya. Namun di lapangan, semuanya ternyata tidak berjalan sesuai rencana.

Menurut Ginting, salah satu masalah terbesar yang ia alami adalah saat Shi Yu Qi mulai mengubah pola permainan di tengah pertandingan. Perubahan tempo dan strategi dari lawan membuatnya kesulitan beradaptasi dengan cepat.

Di gim pertama, Ginting merasa belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Banyak pukulan yang kurang maksimal dan beberapa kali kehilangan momentum. Akibatnya, Shi Yu Qi bisa mengontrol pertandingan dengan cukup nyaman.

Masuk gim kedua, performa Ginting sebenarnya mulai membaik. Ia sempat unggul beberapa poin dan mencoba memberi tekanan kepada lawannya. Permainan reli cepat dan serangan khas Ginting juga mulai terlihat lebih efektif.

Sayangnya, ketika Shi Yu Qi kembali mengubah strategi permainan, Ginting lagi-lagi kesulitan mencari solusi. Pebulu tangkis asal China itu mampu membaca permainan Ginting dengan baik dan perlahan kembali mengambil alih kendali pertandingan.

Ginting sendiri mengakui kalau sampai sekarang dirinya memang masih belum konsisten saat menghadapi pemain-pemain papan atas dunia. Ia merasa masih ada beberapa aspek yang harus terus diperbaiki supaya bisa kembali bersaing di level tertinggi.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu juga sadar bahwa performanya belum sepenuhnya kembali seperti dulu. Setelah hampir setahun berusaha bangkit dan kembali tampil di berbagai turnamen, hasil terbaiknya sejauh ini baru mencapai semifinal Swiss Open 2026 level Super 300.

0 Komentar