RADARCIREBON.TV – Laga final AFC Champions League Two antara Al Nassr melawan Gamba Osaka telah usai dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu. Pertandingan yang berlangsung di Al-Awwal Park, Riyadh, pada Minggu (17/5/2026) dini hari WIB ini menyisakan sejumlah fakta menarik.
Gamba Osaka sukses mencuri kemenangan lewat gol tunggal Deniz Hummet di babak pertama. Hasil ini sekaligus menjadi mimpi buruk bagi Cristiano Ronaldo yang kembali gagal meraih trofi bergengsi bersama Al Nassr.
Berikut adalah 5 fakta menarik dari pertandingan final ACL Two antara Al Nassr vs Gamba Osaka.
Baca Juga:Kecewa Berat Usai Al Nassr Kalah, Cristiano Ronaldo Tolak Medali Runner-Up ACL TwoLive RCTI Gratis! Link Streaming Al Nassr vs Gamba Osaka Final ACL Two, Ronaldo Buru Trofi Asia Pertama
1. Gol Tunggal Deniz Hummet Jadi Penentu
Gol semata wayang dalam laga ini dicetak oleh penyerang asal Swedia, Deniz Hummet, pada menit ke-30 . Ia berhasil memanfaatkan umpan terobosan matang dari Issam Jebali untuk melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan kiper Al Nassr, Bento .
Menariknya, gol ini tercipta dari serangan balik pertama yang dilakukan Gamba Osaka sepanjang pertandingan . Al Nassr yang terlalu asyik menekan justru lengah di lini belakang.
2. Al Nassr Dominan Tapi Mandul
Statistik pertandingan menunjukkan Al Nassr benar-benar mendominasi jalannya laga. Tim tuan rumah menguasai bola hingga 68 persen dan melepaskan total 20 tembakan dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang .
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat dominasi tersebut tidak pernah berbuah gol. Kiper muda Gamba Osaka, Rui Araki yang baru berusia 18 tahun, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya dari Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, dan Joao Felix .
3. Ronaldo Raih Rating Terendah
Cristiano Ronaldo yang menjadi andalan lini depan Al Nassr justru tampil di bawah performa terbaiknya. Menurut data dari situs statistik FotMob, Ronaldo mendapat rating 5,9 poin, terendah di antara semua pemain Al Nassr yang tampil .
Meski mencatatkan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan (7 kali) dan melepaskan 5 tembakan, tidak satupun dari upaya Ronaldo yang mengarah tepat sasaran (on target) . Sundulannya di masa injury time babak pertama juga melenceng tipis dari gawang.
