RADARCIREBON.TV – Al Nassr harus menelan kekecewaan pahit usai tumbang 0-1 dari Gamba Osaka pada partai final AFC Champions League Two 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Al Awwal Park, Riyadh, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan gagal memanfaatkan dominasi permainan menjadi gelar juara Asia.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Al Nassr langsung tampil menyerang dengan mengandalkan kombinasi Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, dan Joao Felix di lini depan. Tekanan demi tekanan terus diberikan kepada wakil Jepang tersebut, namun pertahanan disiplin Gamba Osaka membuat peluang Al Nassr sulit berbuah gol.
Justru Gamba Osaka berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-30 lewat gol Deniz Hummet. Penyerang asal Turki itu sukses memanfaatkan umpan matang Issam Jebali sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Bento. Gol tersebut membuat suasana stadion mendadak hening karena Al Nassr sebelumnya lebih dominan dalam penguasaan bola.
Baca Juga:Al Nassr Semakin Dekat Juara Liga Arab Saudi 2025-2026, Cristiano Ronaldo Juga Bersaing di Top SkorMesin Gol! Cristiano Ronaldo Capai 100 Gol di Liga Arab dan Dekati Rekor 1.000 Gol
Tertinggal satu gol membuat Al Nassr meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Cristiano Ronaldo beberapa kali mendapatkan peluang emas, termasuk sepakan keras dari luar kotak penalti yang masih mampu ditepis kiper muda Gamba Osaka, Rui Araki. Penampilan gemilang sang penjaga gawang menjadi salah satu faktor penting kemenangan klub Jepang tersebut.
Selain Ronaldo, Joao Felix juga hampir menyamakan kedudukan setelah sepakannya membentur tiang gawang. Sadio Mane turut memberikan ancaman lewat pergerakan cepatnya di sisi kiri pertahanan lawan, namun rapatnya lini belakang Gamba Osaka membuat Al Nassr frustrasi sepanjang pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Gamba Osaka tetap bertahan. Hasil ini membuat klub asal Jepang tersebut sukses meraih gelar AFC Champions League Two sekaligus menggagalkan ambisi Cristiano Ronaldo meraih trofi Asia pertamanya bersama Al Nassr.
Kekalahan ini juga memperpanjang puasa gelar kontinental Al Nassr meski diperkuat banyak pemain bintang dunia. Di sisi lain, Gamba Osaka tampil efektif dan disiplin sepanjang laga, membuktikan bahwa kerja sama tim mampu mengalahkan dominasi individu.
Final ini menjadi salah satu laga paling menyita perhatian pecinta sepak bola Asia karena mempertemukan klub bertabur bintang melawan tim Jepang yang tampil solid sejak awal turnamen. Meski gagal juara, Al Nassr masih memiliki peluang menutup musim dengan trofi domestik di Liga Arab Saudi.
