RADARCIREBON.TV – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dengan tegas melarang anak asuhnya merasa gentar atau ciut saat menghadapi raksasa Asia, Jepang, dalam laga perdana Grup F Piala Asia 2027. Alih-alih merasa tertekan, mantan pelatih Kanada itu justru menegaskan bahwa beban psikologis yang berat sedang dipikul oleh Samurai Biru, bukan Garuda.
“Undian ini adalah peluang yang menarik bagi kita. Kita tahu apa yang akan terjadi, kita adalah tim underdog. Kita tidak punya apa-apa selain peluang,” ujar Herdman dengan penuh keyakinan dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
Mereka Gemetar Lihat Pot Timnas Indonesia
Herdman menggunakan logika terbalik untuk membakar semangat skuad Garuda. Ia meyakini bahwa Jepang, Qatar, dan Thailand sebenarnya tidak ingin bertemu Indonesia sejak hasil drawing Piala Asia 2027 diumumkan. Menurutnya, perkembangan pesat sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir membuat lawan-lawannya was-was.
Baca Juga:John Herdman Mulai Garap Karakter Baru Timnas Indonesia, Identitas Kolektif Jadi Kunci Menuju Piala Asia 2027Pengamat: John Herdman Punya 7 Bulan untuk Pilih Pemain Terbaik Timnas Indonesia
“Menurut saya, untuk tim seperti Jepang, Thailand, dan Qatar, mereka berpikir ini grup kematian. Karena tim-tim itu tidak memprediksi akan bertemu Indonesia,” tegas Herdman. “Saya pikir, Indonesia adalah tim terberat di pot 4. Saya yakin Jepang dan Qatar merasakan hal yang sama.”
Modal Berharga: Pernah Bikin Malu Jepang dan Qatar
Keyakinan Herdman bukan tanpa dasar. Ia pernah membawa Timnas Kanada mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 dalam laga uji coba internasional di Dubai pada 17 November 2022. Saat itu, Kanada sempat tertinggal lebih dulu, namun Herdman melakukan penyesuaian taktik yang efektif dan membawa timnya bangkit meraih kemenangan dramatis. Pengalaman ini menjadi modal berharga untuk menghadapi Jepang nanti.
Selain itu, Herdman juga sukses mencatatkan hasil positif melawan tim-tim Asia lainnya bersama Kanada, seperti kemenangan 2-0 atas Qatar dan hasil imbang melawan Bahrain.
Fondasi Mental dan Taktik Bunglon
Dalam persiapannya, Herdman menekankan bahwa fondasi mental yang kuat adalah kunci utama. Ia ingin para pemain memiliki semangat pantang menyerah dan tidak risau menghadapi lawan sekuat apapun.
“Saya lebih suka berada di pemusatan latihan di mana kami memiliki banyak waktu yang diperoleh. Jadi di sana kami akan menciptakan mentalitas dan semangat pantang menyerah dan kami akan mengambil peran non-unggulan,” jelas Herdman.
