Ia juga secara khusus memuji Noumory Keita yang dinilainya sebagai pemain kunci. “Noumory adalah pemain kelas dunia. Dia membawa energi dan ketenangan di saat tim sedang tertekan. Dia pantas menjadi MVP,” tambah Miranda.
Keita: Saya Akan Terus Berjuang untuk Bhayangkara
Sementara itu, Noumory Keita yang tampil sebagai bintang lapangan mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini. “Saya sangat senang. Rekan-rekan setim saya bermain luar biasa. Gelar ini adalah hasil kerja keras kami semua. Saya akan terus berjuang untuk Bhayangkara Presisi,” kata Keita usai menerima trofi MVP.
Keita yang bergabung dengan Bhayangkara sejak awal musim 2025 ini langsung menjadi andalan utama. Tingginya 205 cm dan lompatan spektakuler membuatnya sulit dihentikan oleh blok lawan. Kini, namanya semakin bersinar setelah membawa klub Indonesia juara Asia.
Baca Juga:Tim Bola Volly Kota Cirebon Siap Hadapi Porprov – VideoOpen Turnamen Bola Volly Kuwu Cup IV Marikangen – Video
Reaksi Panjang Lebar dari Publik Voli Nasional
Kemenangan Jakarta Bhayangkara Presisi disambut gegap gempita oleh pecinta voli Tanah Air. Media sosial dibanjiri ucapan selamat dan kebanggaan. Tagar #BhayangkaraJuaraAsia dan #NoumoryKeitaMVP menjadi trending topic di berbagai platform.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Ini adalah sejarah baru bagi bola voli Indonesia. Kami bangga Bhayangkara Presisi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di Asia. Semoga ini menjadi motivasi bagi klub-klub lain,” ujarnya.
Kesuksesan ini sekaligus membuka peluang bagi pemain-pemain Indonesia untuk berlaga di level yang lebih tinggi. AVC Champions League musim depan diprediksi akan diikuti oleh lebih banyak klub Tanah Air.
Kini, Jakarta Bhayangkara Presisi berhak menyandang gelar sebagai klub terbaik se-Asia. Trofi ini menjadi penutup manis musim 2025/2026 sekaligus awal dari era keemasan voli Indonesia.
