Belum Sempat Nikmati Super League, Garudayaksa FC Sudah Ditinggal Arsitek Keberhasilannya

Widodo C. Putro dan eks pelatih Garudayaksa FC
dalam sesi konferensi pers resmi diperkenalkan sebagai arsitek baru PSIS Semarang di Stadion Jatidiri. Sumber img:@psisfcofficial
0 Komentar

RADARCIREBON.TV– Keriuhan suporter Garudayaksa FC karena promosi ke Super League 2026/2027 rupanya belum sempat dinikmati. Pasalnya, klub milik Presiden Prabowo Subianto itu resmi ditinggal pelatih kepala yang membawa mereka ke kasta tertinggi, Widodo C. Putro, yang langsung hijrah ke PSIS Semarang. Kabar ini bukan sekadar perpindahan pelatih biasa, melainkan tamparan keras bagi tim promosi yang harus segera mencari pengganti jagoan mereka untuk berkompetisi di level elite.

Pasalnya, Widodo langsung hengkang tak lama setelah sukses mengantarkan Garudayaksa meraih tiket promosi ke Super League 2026/2027 pada awal Mei dan diumumkan sebagai pelatih baru PSIS pada Senin (18/5/2026). Sebagai respons, manajemen Garudayaksa langsung tancap gas melakukan perburuan pelatih baru. Mereka dipaksa bergerak mencari sosok yang bisa mempertahankan tim di Super League, mengingat persaingan di level tertinggi jelas sangat jauh berbeda dibandingkan kasta kedua.

Widodo C. Putro: Sang Pria di Balik Sejarah

Widodo Cahyono Putro tak bisa dilepaskan dari kesuksesan Garudayaksa FC musim ini. Pria kelahiran Cilacap, 5 Desember 1971 itu baru bergabung dengan Garudayaksa pada Maret 2026 menggantikan M. Ridwan. Namun dalam waktu singkat, ia langsung menancapkan pengaruh besar. Sentuhan tangannya langsung meningkatkan ketajaman lini serang tim yang sebelumnya sempat terseok. Widodo mampu memoles materi pemain seperti Benny S. Yoewanto, Andik Vermansah, hingga Arapenta Poerba menjadi unit yang kompak dan garang. Puncaknya, Garudayaksa menaklukkan PSS Sleman di final Pegadaian Championship melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu untuk mengamankan gelar juara Liga 2 2025/2026.

Baca Juga:Persela Gagalkan Target Barito Putera, PSIS Raih Kemenangan Vital atas Kendal TornadoPSIS Semarang Andalkan Kas Hartadi demi Selamat dari Degradasi Championship

Resmi! PSIS Rekrut Widodo Usai Kas Hartadi Hengkang

Di sisi lain, Widodo dipanggil ke Semarang untuk misi besar: mengembalikan Laskar Mahesa Jenar ke Liga 1. PSIS yang terdegradasi pada 2024/2025 harus rela bermain di Pegadaian Championship 2026/2027 musim depan. Kesempatan promosi inilah yang membuat manajemen PSIS tertarik dengan rekam jejak Widodo. Pengumuman resmi dilakukan tepat pada hari ulang tahun ke-94 klub, Selasa (19/5/2026), dengan target tegas “harga mati” kembali ke Super League.

Widodo menggantikan pelatih Kas Hartadi yang hengkang di akhir musim. Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, mengakui segera merekrutnya. “Dengan bangga kami memperkenalkan pelatih anyar Widodo C Putro untuk musim kompetisi Liga Championship 2026/2027. Diharapkan Coach Widodo bisa mengembalikan PSIS ke Liga 1,” ujar Reza.

0 Komentar