Jayden Oosterwolde, Pemain Keturunan Indonesia yang Pernah Jadi Anak Asuh Jose Mourinho di Turki

Jayden Oosterwolde, yang ternyata pernah merasakan langsung dilatih oleh pelatih asal Portugal tersebut.
src-img : ofc.ig @jaydenoosterwolde
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nama Jose Mourinho kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah dikabarkan akan kembali melatih Real Madrid. Di tengah ramainya pembahasan soal Mourinho, muncul pula cerita menarik dari pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde, yang ternyata pernah merasakan langsung dilatih oleh pelatih asal Portugal tersebut di Liga Turki.

Jayden bukan sekadar pemain keturunan biasa yang pernah masuk radar naturalisasi Indonesia. Bek muda ini juga memiliki perjalanan karier yang cukup unik karena sempat menjadi bagian dari skuad Fenerbahce saat Mourinho menangani klub tersebut.

Siapa Jayden Oosterwolde?

Jayden Oosterwolde lahir di Zwolle, Belanda, pada 26 April 2001. Ia memiliki darah keturunan Indonesia, Suriname, dan Belanda.

Baca Juga:Jose Mourinho Tanggapi Rumor Comeback ke Real Madrid: Tunggu Akhir Musim!Jose Mourinho ke Real Madrid? The Special One Buka Suara: Ada Sesuatu yang Berkembang

Pemain berpostur atletis ini biasa bermain sebagai bek kiri, tetapi juga mampu ditempatkan di posisi bek tengah. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu keunggulan utama Jayden di lapangan.

Karier sepak bolanya dimulai dari akademi ZAC sebelum kemudian bergabung dengan akademi FC Twente pada 2012.

Sempat Bermain di Italia

Setelah menembus tim utama Twente, Jayden sempat menjalani masa peminjaman bersama Parma yang saat itu bermain di Serie B Italia.

Di sana, ia juga pernah satu tim dengan legenda hidup Italia, Gianluigi Buffon. Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan kariernya sebelum akhirnya pindah ke Fenerbahce pada Januari 2023.

Dilatih Jose Mourinho di Fenerbahce

Kisah Jayden bersama Mourinho dimulai ketika Jose Mourinho resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Fenerbahce pada Juli 2024. Mourinho datang menggantikan Ismail Kartal.

Sejak awal, Jayden langsung merasakan gaya kepelatihan Mourinho yang dikenal disiplin dan memiliki standar tinggi terhadap para pemainnya.

Sempat Dicoret dari Skuad

Pada babak kualifikasi Liga Champions 2024/2025 melawan FC Lugano, Jayden sempat dicoret dari skuad untuk leg kedua.

Baca Juga:Klasemen Liga Italia 2026: AC Milan, Roma, Como, dan Juventus Berebut Tiket Liga ChampionsKritik The Economist soal Ekonomi RI Dibalas Purbaya, Defisit APBN Jadi Sorotan

Keputusan itu diambil setelah performanya pada leg pertama dinilai belum memenuhi ekspektasi Mourinho. Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana ketatnya persaingan di bawah arahan pelatih berjuluk The Special One itu.

Meski begitu, pengalaman dilatih Mourinho tentu menjadi nilai penting dalam perjalanan karier Jayden Oosterwolde.

0 Komentar