Banjir kiriman dari luapan Kali Singaraja dan Kali Cimanis merendam sejumlah rumah warga di Blok Pahing, desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa dini hari. Warga menyebut banjir mulai datang sekitar pukul empat pagi dan merendam permukiman yang berada di bantaran kali.
Banjir melanda sejumlah rumah warga di Blok Pahing, desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, setelah Kali Singaraja meluap akibat tingginya debit air kiriman dari wilayah Kuningan.
Air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul empat pagi, sejumlah rumah yang berada dekat bantaran kali terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Baca Juga:6 PKL Ditegur, Satu Lapak Di Trotoar Jalan Yos Sudarso Dibongkar – Video KDMP Desa Kepuh Siap Rekrut 18 Pegawai – Video
Salah satu rumah yang terdampak milik Daskila, warga lanjut usia berumur 70 tahun asal Blok Manis, desa Rawa Urip Kecamatan Panegan. Meski rumahnya terendam banjir, Daskila memilih tetap bertahan dan tidak mau meninggalkan rumahnya.
Warga menyebut banjir kiriman ini kerap terjadi saat musim penghujan, khususnya di wilayah Pengarengan Blok Pon dan Blok Pahing yang berada dekat aliran sungai Singaraja.
Selain desa Pengarengan, banjir juga disebut berdampak ke sejumlah wilayah lain di Kecamatan Pangenan, seperti Rawa Urip, Bendungan, dan sebagian wilayah Pangenan.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan serius, untuk mencegah banjir terus berulang setiap musim hujan. Masyarakat meminta adanya pembangunan tanggul maupun bronjong di sepanjang aliran sungai yang rawan meluap.
Warga juga meminta dinas terkait, baik Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Balai Besar Wilayah Sungai, segera turun tangan melakukan normalisasi dan penguatan bantaran sungai demi keselamatan masyarakat sekitar.