RADARCIREBON.TV- Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I-League mengumumkan kompetisi baru League Cup mulai bergulir musim 2026/2027. Turnamen sistem gugur yang diikuti tim-tim dari divisi 1-4 di Indonesia ini kembali digelar setelah vakum 7 musim.
Terakhir kali sepak bola Indonesia menggelar turnamen antar divisi adalah musim 2018/2019. Kala itu, kejuaraan yang bernama Piala Indonesia dimenangi oleh PSM Makassar setelah menang agregat 2-1 dari Persija Jakarta di final.
Direktur Utama I-League, Ferry Paulus mengatakan pihaknya telah mempersiapkan tambahan kompetisi selain liga. Turnamen yang diberi nama League Cup tersebut bakal mulai bergulir pada musim 2026/2027.
Baca Juga:Jadwal Sepak Bola Malam Ini 22-23 Mei 2026: Ada Pertandingan Liga Super dan Final AFC U17Siaran Langsung Persita vs Peris Liga Super 2026 Sabtu 23 Mei, Apakah Tayang di TV dan Jam Berapa?
“Kami mulai mempersiapkan penyelenggaraan League Cup sebagai tambahan kompetisi yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional,” kata Ferry Paulus.
Gelaran League Cup 2026/2027 pun diharapkan dapat memberi jam terbang kepada banyak pemain, terutama pemain muda. Selain itu, tim-tim dari divisi bawah seperti Liga 3 dan Liga 4 berpeluang menghadapi tim-tim Super League apabila mampu melaju jauh.
Kendati begitu, belum ada format resmi yang dirilis oleh I-League untuk penyelenggaraan League Cup 2026/2027. Sejumlah opsi penyelenggaraan bakal didiskusikan terlebih dahulu, apakah menggunakan sistem gugur sejak awal seperti Piala Indonesia atau pembagian grup di ronde 1 seperti Copa Indonesia.
Terakhir kali kompetisi sepak bola Indonesia menggelar turnamen resmi di tengah liga adalah musim 2018/2019. Saat itu, kejuaraan diberi nama Piala Indonesia dengan diikuti tim-tim dari divisi teratas Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.
Total, terdapat 128 tim yang berpartisipasi di Piala Indonesia 2018/2019. Setiap fase menggunakan sistem gugur home and away. Juara Piala Indonesia kala itu tidak hanya mendapat hadiah, tetapi juga tiket lolos ke kompetisi Asia.
Sementara itu, I-League sendiri belum mengumumkan apakah juara League Cup bakal menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia. Saat ini, jatah 1+1 yang dimiliki Indonesia di kompetisi Asia diberikan oleh juara dan runner-up Super League.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen yang melibatkan 4 divisi Liga Indonesia memerlukan sejumlah penyesuaian. Terutama untuk tim-tim divisi bawah di Liga 3 dan Liga 4 yang biasa mempersiapkan operasional klub selama 3-4 bulan saja.
