RADARCIREBON.TV – Kabar mengejutkan datang menjelang pengumuman resmi skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pelatih Thomas Tuchel dilaporkan secara tegas mencoret Phil Foden dan Cole Palmer dari daftar akhir 26 pemain yang akan terbang ke Amerika Serikat. Ini bukan sekadar keputusan teknis biasa, melainkan pernyataan keras bahwa tidak ada nama besar yang aman di era kepelatihan asal Jerman tersebut, di mana performa musiman menjadi segalanya.
Di tengah persiapan turnamen yang akan bergulir mulai 11 Juni mendatang, Tuchel mulai tancap gas merombak komposisi tim. Tidak hanya mengandalkan nama-nama lama, pelatih yang membawa Inggris lolos dengan catatan sempurna di kualifikasi ini juga bergerak memberikan kejutan demi kejutan demi menciptakan keseimbangan skuad di ajang empat tahunan tersebut.
Pencoretan Mengejutkan: Nama Besar Tumbang
Keputusan untuk mengesampingkan gelandang Manchester City berusia 26 tahun dan bintang Chelsea berusia 24 tahun ini menjadi kejutan besar bagi publik sepak bola Inggris. Padahal, kedua pemain tersebut secara konsisten menjadi langganan panggilan tim nasional dalam tiga turnamen besar terakhir, di mana Foden bahkan sempat menjadi starter di final Piala Eropa 2020 dan 2024.
Baca Juga:Inter Miami Ditahan Imbang New England 1-1 dalam Laga MLS yang KompetitifLionel Messi Mandul! Inter Miami Ditahan New England Revolution 1-1 Meski Dominan
Namun, situasinya berbanding terbalik di musim 2025/26. Performa Foden bersama The Citizens mengalami penurunan drastis pada paruh kedua musim, kehilangan kepercayaan diri hingga tak jarang hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Sementara itu, Cole Palmer justru bergumul dengan badai cedera sepanjang musim. Ia tercatat mandul tanpa kontribusi gol maupun assist dalam sembilan laga terakhirnya di semua kompetisi.
Foden Gagal Buktikan Diri di Level Internasional
Foden yang memiliki segudang gelar di level klub, termasuk enam Premier League dan satu Liga Champions, sejatinya menjadi salah satu favorit Tuchel. Pelatih asal Jerman itu dikabarkan sangat menginginkannya berkembang di level internasional dan beberapa kali mencoba menempatkannya di berbagai posisi, termasuk sebagai false nine ketika Harry Kane absen. Sayangnya, “eksperimen” tersebut tidak pernah benar-benar membuahkan hasil maksimal di lapangan.
Bahkan, dalam laga uji coba melawan Uruguay pada Maret lalu, ia dikabarkan gagal tampil impresif saat mendapatkan kesempatan sebagai starter. Ia terlihat tidak bisa lepas dari kungkungan lini tengah lawan dan gagal memberikan dampak berarti pada permainan. Tuchel pun mengakui bahwa Foden masih kesulitan untuk menjadi pembeda. “Saya pikir dia bisa sedikit lebih berani dan sedikit lebih seperti nomor 10,” kata Tuchel saat itu.
