1. Shin Tae-yong: Magnet Besar Berstandar Tinggi
Nama pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, jelas menjadi magnet terbesar dalam perburuan ini. Meskipun sempat kembali ke Korea untuk melatih Ulsan HD dan dipecat pada Oktober 2025 karena hasil buruk, popularitas STY di Indonesia masih sangat tinggi. Ia memiliki hubungan emosional yang kuat dengan publik sepak bola nasional, terutama karena pernah membawa Timnas Indonesia mencatat prestasi gemilang di level Asia.
Dari segi karakter, Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang tegas, disiplin, dan berani memberi kepercayaan kepada pemain muda. Sifat ini dinilai cocok untuk proyek jangka menengah Persija yang memiliki banyak pemain potensial. Selain itu, rumor ini semakin menguat setelah kunjungannya ke Jakarta International Stadium (JIS) pada Maret 2026 silam. Di skuad Persija saat ini juga terdapat mantan anak asuhnya seperti Rizky Ridho, sehingga adaptasi tidak akan menjadi masalah besar. Jika benar jadi direkrut, kedatangan STY diprediksi akan menjadi ledakan besar bagi sepak bola Indonesia.
2. Pelatih Misterius Asal Kolombia
Selain STY, beredar kabar bahwa manajemen Persija juga tengah mengincar seorang manajer asal Kolombia. Sayangnya, hingga saat ini identitas pelatih misterius tersebut masih belum terungkap ke publik. Spekulasi liar mulai bermunculan di media sosial, mengaitkan Persija dengan beberapa arsitek sepak bola asal Negeri Bolivar. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub, sehingga publik harus bersabar menunggu pengumuman resmi.
Baca Juga:Persib ke ACL Two, Borneo FC ke Challenge League, Persija dan Persebaya ke Piala ASEAN?Tahan Imbang Persijap, Persib Jadi Tim Pertama Hatrick Juara
Tantangan dan Target Berat Musim Depan
Terlepas dari siapa pun yang akan terpilih, pelatih baru Persija akan langsung menghadapi tekanan luar biasa. Target manajemen sangat sederhana namun brutal: membawa pulang gelar juara. Target ini menjadi kian berat karena musim depan bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 Jakarta, sehingga ekspektasi suporter Jakmania berada di puncaknya.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, memastikan bahwa manajemen tidak akan terburu-buru asal tunjuk. Mereka sadar bahwa standar tinggi yang telah diterapkan Mauricio Souza harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Saat ini, komunikasi intensif terus dilakukan untuk memastikan bahwa pelatih yang terpilih benar-benar merupakan sosok yang paling tepat untuk membawa Macan Kemayoran meraih mahkota juara.
